Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Palang Merah Indonesia Jakarta Barat Kehabisan Stok Darah

📅 Senin, 13 Jan 2025, 20:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Palang Merah Indonesia Jakarta Barat Kehabisan Stok Darah Doc: ANTARA
Ket. Kegiatan donor darah yang diselenggarakan PMI Jakarta Barat di Aula Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (31/12/2024).

JAKARTA– Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat mengalami kekosongan stok darah golongan AB, A, dan B lantaran masyarakat banyak yang liburan pada libur perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

"Saat ini golongan darah AB, A, dan B kosong, sedangkan golong darah O stoknya terbatas," kata Kepala Seksi Donor Darah PMI Jakarta Barat, Alif, saat dihubungi di Jakarta pada Senin (13/1). 

Dia mengatakankekosongan stok darah tersebut terutama disebabkan warga pendonor sedang berlibur pada saat liburan sekolah dan Nataru. 

"Untuk kekosongan stok darah disebabkan pada momen-momen tertentu, seperti libur panjang sekolah, Natal, Tahun Baru, menjelang puasa, saat puasa, dan setelah Lebaran," ucap Alif.

Untuk menangani kekosongan stok darah tersebut, pihaknya memberlakukan sistem donor langsung, khususnya bagi kebutuhan-kebutuhan mendesak. 

"Keluarga pasien mendonorkan darahnya di Unit Pengumpulan Darah (UPD) PMI Jakbar untuk si pasiennya," tutur Alif. 

Menurut dia, kekosongan stok beberapa golongan darah itujuga terjadi di wilayah lain di DKI Jakarta. 

"Umumnya se-Povinsi DKI. Wilayah kota/kabupaten lain pun sama. Kadang juga ada dari luar wilayah melakukan permintaan darah ke UPD PMI DKI Jakarta ataupun UPD PMI Jakbar dan wilayah kota lain," ucap Alif. 

PMI Jakbar pun belum dapat memastikan jumlah real time (waktu nyata) ketersediaan golongan darah tersebut. 

"Itu disebabkan permintaan rumah sakit ada yang urgent (penting). Jadi, misalnya ada stok 30 kantong darah di jam 15.00 WIB, 5 atau 10 menit kemudian bisa menjadi lima kantong, karena dalam satu rumah sakit atau satu pasien berbeda-beda permintaan darahnya," katanya. 

Alif menuturkan terkumpulnya 37.086 kantong darah dari masyarakat pada Januari–November 2024 tidak dapat membantu kekosongan stok darah yang sedang terjadi.

"Darah itu bertahan paling lama empat hari setelah donor dan harus segera dimanfaatkan. Lebih dari empat hari, darah itu kedaluwarsa," ucap Alif.

PMI Jakbar pun akan memberikan hadiah, khususnya bagi warga yang mendonorkan darahnya langsung di UPD PMI Jakbar, untuk meningkatkan animo masyarakat agar mau mendonorkan darahnya. 

"Kita kasih gift (hadiah) untuk yang datang ke UPD kita," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.