Risma Ingatkan Pendamping PKH untuk Kerja Ikhlas Sejahterakan Warga
📅 Kamis, 29 Feb 2024, 06:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Mecca Yumna
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengingatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk bekerja ikhlas dalam mencari dan membantu warga yang membutuhkan guna mendukung peningkatan mensejahterakan warga.
"Kita tidak akan selesai kalau mereka belum sejahtera," ujar Mensos Risma dalam kunjungan kerja ke Desa Golo Wune, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (25/2).
Menurut Mensos, para pendamping perlu mendengarkan dan mengkomunikasikan kebutuhan-kebutuhan warga sekitar agar mereka hidup lebih sejahtera.
Dia mencontohkan ada pendamping PKH dari Yahukimo, Papua Pegunungan, yang rela berjalan kaki tiga hari dua malam demi mencari sinyal agar dapat mengkomunikasikan kebutuhan warga kepada Mensos melaluivideo call.
Mensos juga mengatakan dia tetap pergi ke NTT untuk membantu warga yang membutuhkan, meskipun ada risiko kesehatan yang dapat terjadi. Menurut dia, pendamping perlu mengedepankan kesejahteraan warga terlebih dulu. Contohnya, kata dia, adalah dengan pengembangan desa melalui program padat karya guna membangun jalanan di desa serta pembangunan saluran air baik untuk pertanian atau untuk minum warga.
Sebaiknya Anda baca juga:
????Selain itu Mensos menilai bahwa warga perlu diberdayakan agar dapat mengolah makanannya sendiri, supaya tidak bergantung pada yang lain. Ia mengatakan wilayah tersebut diberkahi Tuhan dengan tanah yang subur untuk pertanian dan peternakan, dan Kementerian Sosial (Kemensos) siap membantu warga untuk mengembangkan hal itu, misalnya dengan memberi bibit atau alatnya.
Dalam kesempatan itu Mensos juga mengatakan akan membangun lumbung sosial sebagai inisiatif untuk memberi makan dan bahan-bahan pangan bagi warga yang membutuhkan bila ada kejadian seperti gagal panen atau bencana alam.
"Nanti kalau habis lapor ke kami," ujar Mensos.
Sebaiknya Anda baca juga:
Risma mengunjungi Desa Golo Wune, Kecamatan Lamba Leda Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, untuk merespon kasus Maria Evin yang diberitakan lewat media. Mensos memberikan bantuan kepada Maria dan anak-anaknya berupa modal usaha tenun dan ternak.
Selain itu Kemensos memberikan bantuan berupa paket sembako serta alat bantu untuk warga dengan disabilitas, seperti kursi roda dan tongkat. Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!