Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Riset Jobstreet–BCG: 67% Pekerja Indonesia Tertarik Berkarier di Luar Negeri

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 22:10 WIB | Oleh:
Riset Jobstreet–BCG: 67% Pekerja Indonesia Tertarik Berkarier di Luar Negeri Doc: Jonstreet
Ket. Sawitri, Head of Country Marketing - Indonesia, Jobstreet by Seek. Laporan Jobstreet by Seek bersama BCG mengungkap 67% pekerja Indonesia bersedia bekerja di luar negeri, didorong ambisi karier, peluang finansial, dan peningkatan kualitas hidup.

JAKARTA - Belakangan, isu tantangan penciptaan lapangan kerja di Indonesia kembali menjadi sorotan publik saat masyarakat Indonesia disebut lebih memilih untuk bekerja di luar negeri. Data dari laporan eksklusif Jobstreet by Seek bersama dengan Boston Consulting Group (BCG), dan The Network yang berjudul Decoding Global Talent 2024: Tren Mobilitas Pekerja menunjukkan perspektif tambahan.

Riset tersebut memaparkan minat Warga Negara Indonesia (WNI) untuk berkarir di luar negeri bukan hanya semata karena keterbatasan lapangan kerja secara lokal, melainkan sebuah pilihan strategis yang didorong oleh ambisi profesional.

Laporan tersebut mengungkapkan bahwa 67% pekerja Indonesia menyatakan bersedia pindah ke luar negeri untuk bekerja, angka yang setara dengan rata-rata Asia Tenggara. Jobstreet by Seek melihat tren mobilitas ini sebagai indikator kuatnya daya saing kandidat Indonesia di pasar global yang perlu difasilitasi.

Pekerja Indonesia Dorong Mobilitas Global: Karir, Finansial dan Peningkatan Kualitas Hidup Menjadi Motivasi Utama 

Berdasarkan laporan tersebut, alasan utama pekerja di Indonesia mencari pekerjaan di luar negeri didorong oleh tiga motivasi utama. Pertama pertimbangan karir (70%) untuk mendapatkan pengalaman kerja internasional, akselerasi karir, dan memperkaya skillset merupakan alasan paling dominan.

Kedua alasan finansial dan ekonomi (60%) untuk mendapatkan harapan kompensasi dan tunjangan yang lebih baik, serta ketiga kualitas hidup (48%) untuk mencari lingkungan kerja yang lebih baik, termasuk mendapatkan perlindungan kesehatan dan keamanan. 

Tren ini sangat menonjol pada sektor-sektor berbasis teknologi, di mana minat mobilitas tertinggi terlihat pada profesi seperti digitalisasi/data science/AI (81%) dan engineering/teknik (77%). Beberapa negara tujuan terpopuler yang diincar oleh kandidat Indonesia adalah Jepang (32%), Australia (29%), dan Singapura (19%).

Sawitri, Head of Country Marketing - Indonesia, Jobstreet by Seek menuturkan, pihaknya melihat tren pekerja Indonesia mencari pengalaman global sebagai indikasi bahwa pencari kerja Indonesia cukup percaya diri untuk bersaing di kancah global.

Perusahaan ini melihat ini sebagai potensi akselerasi karir yang dapat memperkaya ekosistem kandidat nasional saat mereka memutuskan untuk kembali ke tanah air, melalui pertukaran pengetahuan, keterampilan, dan wawasan lintas negara yang mereka bawa pulang.

“Teknologi AI kami membantu kandidat dapat menemukan peluang pekerjaan yang sesuai profilnya, secara aman, dan terverifikasi dari 8 negara Asia Pasifik dengan mudah," ujar dia melalui keteranngya baru-baru ini.


Jobstreet by Seek melalui gerakan #NextMillionJobs berkomitmen mempertemukan kandidat dengan sejuta peluang kerja di dalam negeri. Berdasarkan data Seek di Indonesia, lebih dari satu juta iklan lowongan kerja telah ditayangkan di platform Jobstreet by Seek dalam satu tahun terakhir, dan satu dari tiga pencari kerja di Indonesia mendapatkan pekerjaan melalui Jobstreet.

Di sisi lain, Seek terus mengakomodir keinginan para pencari kerja yang berminat untuk bersaing di pasar internasional, dengan lebih dari 400 ribu lowongan kerja setiap harinya di 8 negara Asia Pasifik: Australia, Selandia Baru, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, dan Filipina.

Jobstreet by Seek, melalui platform terintegrasi yang didukung teknologi artificial intelligence (AI) kelas dunia, memastikan para pencari kerja dapat mengakses peluang lokal dan global yang aman dan terpercaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.