Resmi Go Public, MR DIY Incar Peluang Besar di Pasar Ritel Peralatan Rumah Tangga
📅 Sabtu, 21 Des 2024, 00:00 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA – Pasar ritel peralatan rumah tangga dalam negeri diperkirakan sangat prospektif ke depannya. Hal itu didukung peluang pertumbuhan ekonomi makro dan dinamika populasi Indonesia yang makin kompleks.
Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah serta pola konsumsi dinamis, PT Daya Intiguna Yasa Tbk yang lebih dikenal dengan brand MR. DIY melihat peluang besar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi.
“Kami percaya dengan pendekatan yang inklusif dan efisien, MR. DIY mampu menjadi solusi utama bagi keluarga Indonesia dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari dengan harga yang terjangkau,” ungkap Presiden Direktur MR. DIY Indonesia, Edwin Cheah dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (20/12).
Untuk itu, MR. DIY resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (19/12) dengan kode emiten MDIY.
Perusahaan ritel peralatan rumah tangga terbesar di Indonesia ini menetapkan harga Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) sebesar 1.650 rupiah per lembar saham. MDIY menerbitkan 2.519.039.400 (dua miliar lima ratus sembilan belas juta tiga puluh sembilan ribu empat ratus) saham yang berasal dari portepel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jumlah tersebut mewakili 10 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan setelah IPO, yang terdiri dari 1 persen saham baru yang diterbitkan oleh MDIY dan 9 persen saham milik Azara Alpina Sdn. Bhd. selaku pemegang saham penjual. Dengan demikian, total dana yang berhasil dihimpun dari IPO ini mencapai 4,15 triliun rupiah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!