Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Refleksi Lintas Iman di Jakarta: Warisan Paus Fransiskus dan Harapan Baru Paus Leo XIV

📅 Minggu, 11 Mei 2025, 11:20 WIB | Oleh:
Refleksi Lintas Iman di Jakarta: Warisan Paus Fransiskus dan Harapan Baru Paus Leo XIV Doc: (AFP/YASUYOSHI CHIBA)
Ket. Momen haru Imam Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar cium kening Paus Fransiskus saat mengantarkan meninggalkan Masjid Istiqlal Jakarta, Kamis 5 September 2024

Jakarta — Dalam sebuah forum reflektif lintas iman yang digelar di Aula Gedung KWI, Jakarta, Jumat (10/5/2025), para tokoh agama dan pemikir dari berbagai latar belakang berkumpul untuk mengenang jejak moral dan spiritual Paus Fransiskus serta menyambut arah baru kepemimpinan Gereja Katolik di bawah Paus Leo XIV. Acara yang bertajuk “Sebuah Mosaik Indah: Indonesia di Mata Paus Fransiskus” ini diselenggarakan oleh PRAKSIS (Pusat Riset dan Advokasi Serikat Jesus) sebagai bagian dari ikhtiar membangun dialog dan solidaritas lintas agama.

Romo Benedictus Hari Juliawan, SJ membuka pertemuan dengan menegaskan pentingnya momen ini sebagai titik temu antara nilai-nilai spiritual dan sosial yang telah diwariskan Paus Fransiskus. Ia menyebut Indonesia sebagai “mosaik indah” tempat di mana kasih, dialog, dan persaudaraan menjadi nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam suasana penuh penghormatan itu, Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC, Uskup Bandung sekaligus Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), menyampaikan bahwa Paus Fransiskus telah menjadi suara yang konsisten dalam mendorong dunia berpindah dari ketidakpedulian menuju solidaritas global. Ia melihat Paus Leo XIV sebagai penerus semangat itu, dengan nama yang menggemakan warisan sosial Paus Leo XIII melalui Rerum Novarum.

Cendekiawan Muslim, Prof. Dr. Siti Musdah Mulia, menambahkan bahwa warisan Paus Fransiskus bukan hanya penting bagi umat Katolik, tetapi juga menjadi rujukan moral bagi semua umat beragama. Ia menegaskan bahwa agama harus menjadi kekuatan yang mengangkat kemanusiaan dan memperkuat dialog. “Mengenang Paus Fransiskus berarti merawat semangat damai yang dibangun melalui penghormatan terhadap hak hidup dan martabat manusia,” ujarnya.

Suara senada datang dari Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Jacklevyn F. Manuputty. Ia menggambarkan Paus Fransiskus sebagai “Bapa Gembala Kemanusiaan”—seorang pemimpin spiritual yang hadir dalam realitas dunia yang penuh luka dan kerentanan. Bagi Manuputty, kepemimpinan Paus Fransiskus telah membuka ruang dialog antaragama yang lebih tulus dan penuh welas asih.

Forum ini tidak sekadar menjadi penghormatan terhadap seorang tokoh agama dunia, tetapi juga ajakan untuk terus merawat jembatan dialog yang telah dibangun. Dalam suasana dunia yang terus diuji oleh polarisasi dan kekerasan, warisan Paus Fransiskus dan harapan terhadap Paus Leo XIV menjadi pengingat bahwa agama harus senantiasa berpihak pada perdamaian dan keadilan universal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

47 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.