Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Rakyat Iran Turun ke Jalan, Rayakan Peringatan 44 Tahun Revolusi Islam

📅 Sabtu, 11 Feb 2023, 15:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rakyat Iran Turun ke Jalan, Rayakan Peringatan 44 Tahun Revolusi Islam Doc: Tasnim News Agency
Ket. Puluhan ribu warga Iran turun ke jalan di Teheran dan kota-kota lain untuk memperingati 44 tahun Revolusi Islam pada Sabtu (11/2).

TEHERAN - Puluhan ribu warga Iran turun ke jalan di Teheran dan kota-kota lain pada Sabtu (11/2) untuk memperingati 44 tahun Revolusi Islam, setelah berbulan-bulan protes anti-pemerintah.

Peristiwa penggulingan shah Iran yang didukung Barat pada 1979 diperingati di kendaraan dan sepeda motor karena pembatasan Covid.

Namun tahun ini, orang-orang mengibarkan bendera berjalan kaki dan berkumpul di Alun-alun Azadi (Kebebasan) yang ikonik di ibu kota Iran, meskipun suhu kota itu dingin.

Mereka meneriakkan slogan-slogan termasuk "Ganyang AS", "Ganyang Israel", "Ganyang Inggris" dan "Ganyang pengkhianat Al Saud", kata seorang jurnalis AFP.

Rudal balistik Sejjil dan drone Shahed 136 dipajang di sekitar alun-alun tempat Presiden Ebrahim Raisi diperkirakan akan berbicara di depan orang banyak.

Televisi pemerintah mengatakan, perayaan itu diadakan di 1.400 kota besar dan kecil di seluruh negeri. Televisi juga menayangkan rekaman aksi unjuk rasa besar di Isfahan, Mashhad, Shiraz, dan Tabriz.

Orang-orang membawa potret pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta mendiang Ayatollah Ruhollah Khomeini, pendiri Republik Islam, dan Jenderal Qasem Soleimani yang tewas dalam serangan udara AS di bandara Baghdad pada Januari 2020.

Mereka juga memegang plakat bertuliskan "Kami berdiri sampai akhir", "Iran yang bersatu, kuat dan stabil" dan "Kami mematuhi pemimpin".

Perayaan tersebut menandai hari jatuhnya pemerintahan Syah Iran 10 hari setelah ulama Syiah Khomeini kembali dari pengasingan dan memimpin pemberontakan pada Februari 1979.

Shah Mohammad Reza Pahlavi telah melarikan diri dari Iran pada bulan Januari tahun itu, setelah berbulan-bulan protes terhadap pemerintahannya.

Peringatan tahun ini digelar ketika Iran dicengkeram aksi protes nasional sejak kematian Mahsa Amini di tahanan, seorang etnis Kurdi berusia 22 tahun, yang ditangkap karena dugaan pelanggaran aturan pakaian republik Islam untuk wanita.

Pihak berwenang mengatakan ratusan orang, termasuk puluhan personel keamanan, telah tewas selama protes yang digambarkan pihak berwenang sebagai "kerusuhan".

Ribuan warga Iran, termasuk tokoh masyarakat, jurnalis dan pengacara, telah ditangkap tetapi baru-baru ini banyak yang dibebaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.