Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pusat Perlawanan Ukraina: Tentara Korea Utara Melakukan Koordinasi Pertempuran di Oblast Kursk

📅 Rabu, 30 Okt 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Pusat Perlawanan Ukraina: Tentara Korea Utara Melakukan Koordinasi Pertempuran di Oblast Kursk Doc: Istimewa
Ket. Tentara Korea Utara

KYIV - Pusat Perlawanan Ukraina atau National Resistance Center (NRC) pada Senin (28/10), melaporkan bahwa tentara "bayaran" Korea Utara melakukan koordinasi pertempuran di Oblast Kursk


Dilansir Ukrainska Pravda, mengutip sumber lokal, NRC memngatakan lebih dari 3.000 tentara Korea Utara telah memulai latihan di Oblast Kursk Rusia.

"Penduduk Kursk yang khawatir melaporkan bahwa lebih dari 3.000 tentara bayaran Korea Utara telah memulai latihan koordinasi di lokasi."

"Para prajurit terutama dilatih di beberapa tempat latihan pada sesi malam hari. Anggota staf kedutaan Korea Utara dilaporkan hadir sebagai penerjemah dan pengawas para tentara bayaran," ujar NRC.

Masih belum diketahui kapan tentara bayaran ini akan dikerahkan ke zona pertempuran atau berapa lama fase koordinasi akan berlangsung. Namun, NRC mengonfirmasi bahwa lokasi unit tersebut sudah diketahui.

Sebelumnya: Selama siaran berita gabungan nasional 24/7, juru bicara Kelompok Strategis Operasional Siversk, Vadym Mysnyk, melaporkan bahwa tidak ada informasi mengenai kontak tempur atau tawanan, dan tidak ada laporan tentang personel militer Korea Utara yang ditangkap atau diperangi saat ini.

Pada tanggal 8 Oktober, Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan bahwa Korea Utara kemungkinan akan mengirim sebagian angkatan bersenjata regulernya ke Ukraina untuk mendukung Rusia.

Pada 13 Oktober , Zelenskyy mengatakan bahwa Korea Utara memasok Rusia tidak hanya dengan senjata tetapi juga dengan personel, dan meminta para mitra untuk meningkatkan dukungan mereka terhadap Ukraina. Pada 17 Oktober , Zelenskyy menekankan bahwa Rusia bermaksud melibatkan sekitar 10.000 tentara dari Korea Utara dalam perang melawan Ukraina.


Pada tanggal 18 Oktober, Kyrylo Budanov , Kepala Intelijen Pertahanan Ukraina, mengonfirmasi bahwa sekitar 11.000 prajurit infanteri Korea Utara saat ini tengah menjalani pelatihan di wilayah timur Rusia. Mereka akan siap untuk ambil bagian dalam operasi tempur melawan Ukraina paling cepat pada tanggal 1 November.

Intelijen Ukraina memperkirakan kedatangan pasukan Korea Utara pertama di garis depan Kursk pada tanggal 23 Oktober.

Pada tanggal 28 Oktober, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengonfirmasi kehadiran pasukan Korea Utara di Rusia, khususnya di Oblast Kursk.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

48 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.