Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Proyek Pembangunan Sarana Pendukung Parekraf IKN Telah Bergulir

📅 Kamis, 11 Jan 2024, 15:19 WIB | Oleh:
Proyek Pembangunan Sarana Pendukung Parekraf IKN Telah Bergulir Doc: Istimewa.
Ket. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno.

JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan dukungan terhadap pengembangan potensi parekraf di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) telah bergulir dan mendapatkan dukungan dari investor.

"Dukungan ini terbukti dengan tengah bergulirnya sejumlah proyek pembangunan fasilitas pendukung parekraf di IKN yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di tahun 2023. Presiden sudah melakukan ground breaking beberapa proyek sektor parekraf, terutama untuk sektor akomodasi di IKN," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/1).

Adapun proyek-proyek tersebut, kata Menparekraf, di antaranya adalah pembangunan Hotel Nusantara oleh Konsorsium Nusantara dengan nilai investasi Rp20 triliun. Ground breaking ini telah dilakukan pada 21 September 2023 dan target operasinya pada Agustus 2024.

Lalu, ada pula ground breaking pembangunan Hotel Vasanta oleh PT Sirius Surya Sentosa (Vasanta Group) yang telah dilakukan pada 23 September 2023. Kemudian, PT Pakuwon Jati melalui entitas PT Pakuwon Nusantara Abadi pada 1 November 2023 melaksanakan ground breaking pembangunan proyek superblok berupa pusat perbelanjaan, kondominium dan tiga hotel dengan nama area Pakuwon Nusantara dengan total investasi sekitar Rp5 triliun.

Pembangunan ini, kata Sandiaga, bekerja sama dengan Marriott Group sebagai operator melalui brand The Westin, Four Points, dan Tribute Portofolio.

"Selanjutnya juga ada BSH Community Hub berupa hotel dan restoran oleh PT Karya BSH Mandiri yang ground breaking-nya 21 Desember 2023," katanya.

Tidak hanya itu, PT ARCS House Wisata Indonesia juga akan membangun hotel dan resort dengan brand Jambuluwuk di kawasan IKN.

"Kita terus mempromosikan investasi di IKN, terutama di sektor parekraf karena kita perlu membangun akomodasi. Dengan berinvestasi kita juga mendorong (pengembangan) dari segi pariwisata dan produk-produk ekonomi kreatif," kata Sandiaga.

Ia menekankan pengembangan pariwisata di IKN akan mengedepankan konsep echotourism. Kawasan hutan (di IKN) dipastikan 75 persen hutan tropis dan 25 persen baru dibangun sebagai bagian dari fasilitas.

Dalam kesempatan serupa, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan bahwa saat ini progres pembangunan fisik IKN sudah mencapai sekitar 70%.

"Pada kegiatan ground breaking ketiga, nilai investasi yang ditanamkan pihak swasta dan beberapa BUMN mencapai Rp41,4 triliun," katanya.

Untuk memberikan informasi dan meningkatkan rasa optimistis pemindahan dan pembangunan IKN, Otorita IKN akan menyelenggarakan IKN Fair pada 26-28 Januari di Mal Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

44 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.