Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kru Kapal Asal Mesir Jatuh di Laut Singapura, SAR Tanjungpinang Turun Tangan!

📅 Jumat, 31 Okt 2025, 03:15 WIB | Oleh:
Kru Kapal Asal Mesir Jatuh di Laut Singapura, SAR Tanjungpinang Turun Tangan! Doc: ANTARA/HO-Humas SAR Tanjungpinang
Ket. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) membantu pencarian seorang kru kapal SSCC Wadi Alrayan yang dilaporkan terjatuh di perairan Singapura, Kamis (30/10).

TANJUNGPINANG - Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) diterjunkan untuk membantu pencarian kru kapal SSCC Wadi Alrayan asal Mesir yang terjatuh di perairan Singapura, Kamis (30/10). 

Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan, pihaknya melalui Com Center SAR menerima laporan peristiwa itu dari Pusat Koordinasi Penyelamatan Maritim (MRCC) Singapura, Kamis (30/10), pukul 07.05 waktu Singapura.

Sementara kejadian korban terjatuh ke laut pada pukul 05.30 waktu Singapura. Korban merupakan WNA asal Mesir bernama Mohamed Abdelwahab Mahmoud Hassan Omar (40).

"Berdasarkan keterangan dari Otoritas Maritim dan Pelabuhan (MPA) Singapura, korban mengenakan kemeja dan celana hitam tanpa jaket pelampung," kata Fazzli melalui keterangan yang diterima di Tanjungpinang, Jumat (30/10) tengah malam.

Setelah berkoordinasi bersama pihak MPA Singapura, kata Fazzli, Kantor SAR Tanjungpinang kemudian menerjunkan Kapal Negara (KN) SAR Purworejo dan RIB 03 Batam guna membantu pencarian terhadap korban.

Sebanyak 26 tim penyelamat dari Kantor SAR Tanjungpinang terlibat dalam operasi SAR ini, dengan dibantu tim penyelamat dari Direktorat Polair Polda Kepri.

Ia menjelaskan pencarian korban dibagi menjadi tiga sektor, antara lain sektor satu KN SAR Purworejo di Perairan Tanjung Pinggir Sekupang Batam Hingga Perairan Batu Ampar, Batam.

Kemudian, sektor dua RIB 03 Batam dan Sea Rider Polair Polda Kepri di Perairan Pulau Belakang Padang dan Perairan Pulau Pulau Kecil Arah Barat, Pulau Batam.

Lalu, sektor tiga KRI ALAMANG 644 di Perairan Timur Pulau Nipah Hingga Perairan Utara, Pulau Pemping.

Sedangkam dari MRCC Singapura mengerahkan tiga alat utama laut dan satu pesawat dalam proses pelaksanaan operasi SAR. Hingga pada pukul 17:50 WIB, Kamis, pencarian terhadap korban masih nihil.

"Pencarian kemudian dilanjutkan dengan pemantauan, evaluasi operasi SAR hari pertama dan perencanaan operasi SAR hari kedua," demikian Fazzli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Putin Sebut Barat Sengaja Bikin 'Tirai Besi'

36 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Putin Sebut Barat Sengaja B...
Luar Negeri
Ethiopia Memanas Lagi, Bant...
Luar Negeri
Russia Tidak Tinggal Jika N...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.