Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program Tiga Juta Rumah Bantu Orang Asli Papua Miliki Hunian di Pesisir Papua

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 18:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program Tiga Juta Rumah Bantu Orang Asli Papua Miliki Hunian di Pesisir Papua Doc: Antara Foto
Ket. Rumah warga orang asli Papua (OAP) di pinggir laut

Ketua Komisi II DPRK Biak Numfor, Nicoolas Otto Kho, menyebut program Tiga Juta Rumah yang dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sangat membantu warga Orang Asli Papua (OAP) dalam memiliki rumah layak, terutama di wilayah pesisir kampung dan kepulauan.

"Komisi II DPRK Biak juga mengusulkan pembangunan rumah warga diprioritaskan di wilayah permukiman baru supaya warga punya tempat tinggal yang layak bersama keluarga," ujar Nicoolas, Selasa (16/9).

Prioritaskan Pengembangan Kawasan Permukiman Baru

Menurut Nicoolas, khusus untuk Kabupaten Biak Numfor, DPRK mendorong Dinas Perumahan setempat agar fokus pada pengembangan kawasan permukiman baru Mokmer Sup. Wilayah ini menjadi lokasi strategis karena dihuni oleh warga dari sejumlah kampung, seperti Anggraidi/Paray, Mokmer, Menggandisapi, Sanumi, dan Kampung Manswam."Bahkan ada satu rumah dihuni dua hingga empat kepala keluarga. Dengan kebijakan program Tiga Juta Rumah ini, diharapkan dapat membantu mereka memiliki rumah sendiri," tambahnya.

Akses Jalan Jadi Kebutuhan Mendesak

Selain rumah layak, warga di kawasan permukiman baru juga sangat membutuhkan akses jalan untuk mendukung aktivitas harian seperti berkebun dan mobilitas kembali ke rumah.

Aspirasi dari 19 Distrik, 3.000 Unit Rumah Dibutuhkan

Usulan pembangunan rumah ini, lanjut Nicoolas, merupakan hasil dari penyerapan aspirasi masyarakat yang dilakukan oleh anggota DPRK saat kunjungan kerja ke 19 distrik di wilayah Biak Numfor.

"Sebagai wakil rakyat, kami turun langsung ke kampung dan distrik untuk mendengarkan aspirasi masyarakat serta mengevaluasi program pemerintah yang sedang berjalan," ujarnya.

Berdasarkan data dari Dinas Perumahan, jumlah usulan rumah dari masyarakat saat ini telah mencapai sekitar 3.000 unit, mencerminkan tingginya kebutuhan akan hunian layak di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.