Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program MASAMO Sinergi Kemenekraf Tingkatkan Kompetensi Juru Masak Perkuat MBG

📅 Senin, 16 Feb 2026, 18:08 WIB | Oleh:
Program MASAMO Sinergi Kemenekraf  Tingkatkan Kompetensi Juru Masak Perkuat MBG Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, meninjau SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Rajabasa 3 dalam kolaborasi Program Ekraf Masak Bersama Master (MASAMO) untuk mendukung Program Presiden Makan Bergizi Gratis (MBG), di Bandar Lampung, Minggu (15/2).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif dalam upaya memperkuat kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan peningkatan kompetensi juru masak melalui kegiatan MASAMO (Masak Bersama Master Chef).

“Melalui MASAMO, kita memperkuat SDM dapur MBG sekaligus mendorong keterlibatan industri kreatif dalam peningkatan standar kuliner nasional yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Teuku Riefky Harsya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin.

Presiden Prabowo Subianto mengamanatkan Kementerian Ekraf untuk mendorong kebangkitan industri kreatif berbasis kekayaan intelektual di seluruh daerah sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional. Dari 17 subsektor Ekraf, kuliner menjadi salah satu prioritas.

Program MASAMO hadir sebagai strategi konkret untuk meningkatkan kapasitas juru masak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melalui pendampingan langsung bersama MasterChef, guna memastikan kualitas, variasi menu, standar kebersihan, serta kandungan gizi dan protein sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional.

Adapun program ini menjadi langkah konkret Kementerian Ekonomi Kreatif dalam mensinergikan pelaku industri, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas sajian MBG secara nasional.

Kegiatan MASAMO (Masak Bersama Master Chef) ini hadir di SPPG Rajabasa 3, Lampung. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Ekraf, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kota Metro, Badan Gizi Nasional (BGN), pengelola dan juru masak SPPG, serta dukungan industri perlengkapan dapur nasional Oxone dan pelatih program MASAMO, Juri Master Chef Indonesia Chef Norman Ismail.

Sebanyak 50 juru masak SPPG mengikuti pelatihan intensif yang dirancang untuk meningkatkan standar profesionalisme dan kualitas layanan dapur MBG.

Materi pelatihan meliputi keamanan pangan, personal hygiene, pengelolaan bahan baku, penyimpanan makanan matang, penerapan prinsip Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP), serta teknik memasak sehat dan optimalisasi pengelolaan dapur komunitas.

Pelatihan ini bertujuan memastikan setiap proses produksi makanan memenuhi standar kebersihan, keamanan, dan kandungan gizi sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional, sekaligus memperkuat kapasitas SDM dapur sebagai garda terdepan keberhasilan Program MBG.

Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi atas keseriusan pemerintah daerah dalam menyukseskan Program MBG yang saat ini telah menjangkau sekitar 65 juta penerima manfaat secara nasional melalui lebih dari 21.897 unit SPPG.

Tahun ini, jumlah tersebut ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 83 juta penerima manfaat dengan lebih dari 36.600 unit SPPG di seluruh Indonesia.

“Program MBG bukan hanya tentang pemenuhan gizi anak sekolah, ibu hamil, dan balita. Penguatan kapasitas juru masak menjadi kunci agar kualitas, standar kebersihan, dan nilai gizi yang ditetapkan dapat terjaga secara konsisten di seluruh Indonesia,” ujar Menekraf Riefky.

Lampung dinilai memiliki potensi besar pada sektor kuliner, fesyen, kriya, dan konten digital. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas, media, pelaku usaha, dan lembaga keuangan menjadi kunci untuk mengangkat brand lokal ke pasar nasional bahkan global.

Kegiatan MASAMO di Lampung ini menjadi contoh sinergi multipihak dalam mendukung program nasional sekaligus menggerakkan ekonomi lokal, khususnya sektor pertanian, peternakan, perdagangan, dan jasa yang terlibat dalam rantai pasok MBG. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.