Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Produksi CPO Turun pada Februari

📅 Rabu, 01 Mei 2024, 17:41 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Produksi CPO Turun pada Februari Doc: Istimewa.
Ket. Ketua Umum Gapki Eddy Martono (tengah), Ketua Kompartemen Media Relation Gapki Fenny Sofyan (kiri), dan Wakil Ketua Umum III Gapki Satrija B. Wibawa (kanan) dalam acara Halal bihalal di Jakarta, Selasa (30/4).

JAKARTA-Produksi crude palm oil (CPO) pada Februari 2024 diperkirakan mencapai 3.883 ribu ton atau turun 8,25 persen dari 4.232 ribu ton pada Januari 2024. Demikian pula dengan produksi palm kernel oil (PKO) diperkirakan turun sekitar 8,24 persen dari 402 ribu ton pada Januari 2024 menjadi 369 ribu ton pada Februari 2024.

"Turunnya produksi ini disebabkan antara lain jumlah hari kerja pada bulan Februari yang lebih sedikit dibandingkan bulan Januari,"ucap Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Mukti Sardjono dalam acara Halal bihalal Gapki di Jakarta, Selasa (30/4).

Mukti menyebut, total konsumsi dalam negeri pada bulan Februari juga mengalami penurunan 4,02 persen dibandingkan bulan Januari 2024 yaitu dari 1.942 ribu ton menjadi 1.864 ribu ton.

Konsumsi pada bulan Februari untuk pangan, oleokimia dan biodiesel mengalami penurunan secara berurutan menjadi 769 ribu ton, 175 ribu ton dan 920 ribu ton dari 800 ribu ton, 187 ribu ton dan 957 ribu ton pada bulan Januari atau turun masing-masing sebesar 3,87, 6,42 dan 3,77 persen "Penurunan konsumsi juga antara lain disebabkan jumlah hari kalender Februari yang lebih sedikit dari bulan Januari,"paparnya

Di sisi ekspor lanjut Mukti, kinerja total ekspor bulan Februari mengalami penurunan 26,48% yaitu dari 2.810 pada bulan Januari menjadi 2.166 ribu ton pada bulan Februari. Secara volume, penurunan terbesar terjadi pada olahan CPO dari 1.933 ribu ton menjadi 1.495 ribu ton (-438 ribu ton), diikuti dengan CPO dari 367 ribu ton menjadi 152 ribu ton (-215 ribu ton), dan oleokimia dari 393 ribu ton menjadi 364 ribu ton (-29 ribu ton).

Ekspor olahan PKO naik dari 106 ribu ton menjadi 129 ribu ton (+23 ribu ton). Akibat dari penurunan volume yang besar tersebut, nilai ekspor bulan Februari hanya mencapai 1.808 Juta dollar AS, turun dari 2.304 Juta dollar AS pada bulan Januari, meskipun harga CPO cif Rotterdam naik dari 958 dollar AS per ton menjadi 965 dollar AS per ton.

Penurunan volume ekspor dari bulan Januari ke Februari yang terbesar terjadi untuk tujuan India yakni sebesar 287 ribu ton dari 527 ribu ton menjadi 240 ribu ton (-54,45%), diikuti tujuan Pakistan sebesar 97 ribu ton dari 284 ribu ton menjadi 187 ribu ton (-34,15%) dan tujuan Afrika sebesar 91 ribu ton dari 639 ribu ton menjadi 548 ribu ton (-14,24%) serta tujuan China sebesar 49 ribu ton dari 375 ribu ton menjadi 326 ribu ton (-13,07%) dan Bangladesh sebesar 43 ribu ton dari 77 ribu ton menjadi 34 ribu ton (-55,84%) serta EU sebesar 27 ribu ton dari 368 ribu ton menjadi 341 ribu ton (-7,34%).

Secara YoY sampai dengan bulan Februari tahun 2024 terhadap 2023, ekspor tujuan Pakistan meningkat 54,93 persen dari 304 ribu ton menjadi 471 ribu ton, tujuan EU naik 2,20 persen dari 909 ribu ton menjadi 929 ribu ton sedangkan ekspor untuk tujuan China turun 47,37 persen dari 1.332 ribu ton menjadi 701 ribu ton, tujuan Bangladesh turun 42,78 persen dari 194 ribu ton menjadi 111 ribu ton, tujuan Afrika turun 19,24 persen dari 769 ribu ton menjadi 621 ribu ton dan tujuan India turun 17,45 persen dari 928 ribu ton menjadi 766 ribu ton.

Dengan stok awal Februari sebesar 3.032 ribu ton, produksi CPO dan PKO 4.252 ribu ton, konsumsi dalam negeri 1.864 ribu ton dan ekspor 2.166 ribu ton, maka stok akhir Februari 2024 diperkirakan sekitar 3.259 ribu ton atau meningkat sekitar 7,49 persen dibandingkan stok bulan Januari 2024.

Dalam acara halal bihalal itu juga, turut digelar pemaparan singkat yang dipandu oleh Fenny A. Sofyan,

Ketua Kompartemen Media Relation Gapki.

Dalam paparannya, Ketua Umum Gapki Eddy Martono menambahkan bahwa berbagai persoalan tengah mendera sektor perkebunan. Salah satunya perkembangan geopolitik, perang di Timur Tengah, juga konflik Israel dengan Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.