Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Urungkan Rencana Libur Rapat Kabinet Usai Melihat Anak Sekolah Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan

📅 Sabtu, 29 Nov 2025, 10:58 WIB | Oleh:
Prabowo Urungkan Rencana Libur Rapat Kabinet Usai Melihat Anak Sekolah Menyeberang Sungai Tanpa Jembatan  Doc: ANTARA
Ket. Setiap hari siswa di Desa Sukaluyu, Kecamatan Cikadu, Cianjur, Jawa Barat, terpaksa pergi dan pulang sekolah menyeberang sungai karena jembatan gantung putus.

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto mengurungkan rencananya untuk tidak rapat bersama anggota Kabinet Merah Putih setiap akhir pekan mulai 2026, terpaksa dibatalkan, menyusul laporan kondisi memprihatinkan anak-anak sekolah di pelosok yang masih harus menyeberangi sungai tanpa jembatan.

Dalam pidatonya di Agenda Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (28/11) malam, Presiden menyampaikan apresiasi kepada para menteri, menteri koordinator (menko), dan pejabat pemerintah yang bekerja keras tanpa henti, termasuk di hari Sabtu dan Minggu.

“Saya kira rakyat kita pantas dan harus bangga dengan prestasi menteri dan menko, dan pejabat-pejabat sekarang. Mereka bekerja keras, saya tahu, dan saya juga minta maaf sering panggil pada Sabtu-Minggu,” ujarnya.

Ia mengatakan semula ia berencana menetapkan tahun 2026 sebagai awal kebijakan tanpa rapat di akhir pekan agar para pejabat dapat beristirahat lebih teratur.

Tapi, rencana itu berubah setelah Kepala Negara menerima laporan dalam bentuk video dari warga yang menunjukkan anak-anak sekolah di sejumlah daerah masih menyeberangi sungai setiap hari demi bersekolah.

“Kemarin saya berniat tahun 2026 tidak lagi manggil rapat Sabtu-Minggu, tapi dikirim video oleh anak-anak langsung ke saya. Jadi terpaksa ditunda lagi,” kata Presiden.

Presiden Prabowo menyatakan bahwa kebijakan libur rapat akhir pekan baru bisa diterapkan setelah jembatan-jembatan darurat untuk masyarakat terpencil selesai dibangun.

“Mungkin tahun 2027 tak ada rapat Sabtu-Minggu, sampai jembatan-jembatan ini untuk rakyat kita selesai. Gimana, setuju?” ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo mengumumkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Darurat Jembatan sebagai langkah percepatan untuk memfasilitasi akses jalan para pelajar menuju sekolah di seluruh pelosok Indonesia.

Langkah ini diambil menyusul laporan dan temuan mengenai banyaknya siswa yang harus mempertaruhkan keselamatan karena minimnya infrastruktur penghubung.

Prabowo menyebut kebutuhan pembangunan jembatan mencapai 300.000 unit di berbagai wilayah dan harus diselesaikan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.