Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polres Sumedang Siagakan 46 Pos saat Operasi Lilin Lodaya 2025

📅 Kamis, 18 Des 2025, 12:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polres Sumedang Siagakan 46 Pos saat Operasi Lilin Lodaya 2025 Doc: ANTARA
Ket. Kepala Bagian Operasi Kompol Yudi Sadikin saat memaparkan materi saat Rakor Lintas Sektor Pengamanan Nataru 2025 di Polres Sumedang, Kamis (18/12/2025)

SUMEDANG – Kepolisian Resor (Polres) Sumedang, Jawa Barat, bersama instansi terkait menyiapkan sebanyak 46 pos dalam Operasi Lilin Lodaya yang digelar 20 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Kepala Bagian Operasi Kompol Yudi Sadikin di Sumedang, Kamis (18/12), mengatakan bahwa pos tersebut akan ditempat di beberapa lokasi yang berada di wilayah rawan dan pusat aktivitas masyarakat.

"Penempatan pospam kurang lebih ada 46 pos, termasuk pos terpadu, pos pengamanan, dan pos pelayanan. Di pos terpadu seluruh instansi bergabung. Selain itu ada pos pelayanan di lokasi-lokasi tertentu, termasuk wilayah rawan dan pusat aktivitas masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan, dari total 46 pos tersebut terdiri atas satu pos terpadu, dua pos pelayanan, delapan pos pengamanan, serta 33 pos pengaturan lalu lintas (pos gatur). Pos terpadu sendiri akan ditempatkan di Terminal Ciakar dengan melibatkan seluruh instansi terkait dalam pelaksanaan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.

"Pospam yang didirikan merupakan pospam terpadu yang dibangun di kawasan Ciakar. Di sana seluruh instansi terlibat, mulai dari Polri, TNI, BPBD, Pemda, hingga unsur terkait lainnya. Karena lokasinya luas, pelayanan kesehatan juga tersedia," jelasnya.

Sementara itu, pos pelayanan berada di Bundaran Binokasih, Puncak Permata, dan kawasan Jatigede.

Adapun pos pengamanan tersebar di sejumlah titik, antara lain Pos Pengamanan Jatinangor, Tanjungsari, Cimalaka, Cimanggung, Wado, serta Tomo.

Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya menyebutkan total personel yang dikerahkan dalam Operasi Lilin Lodaya 2025 sebanyak 642 personel kepolisian.

Ia juga mengatakan bahwa sejumlah wilayah mendapat atensi khusus karena berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan kelancaran lalu lintas.

"Beberapa titik yang membutuhkan atensi, di antaranya Kilometer 177 Tol Cisumdawu yang saat ini sedang dalam perbaikan serta jalur PT. Kahatex yang kerap mengalami kemacetan," jelasnya.

Selain itu, pihaknya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam operasional di lapangan, termasuk penerapan SOP dan sinergi terkait pengamanan serta pelayanan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

49 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.