Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantuan Rumah Rusak Dalam Proses Peninjauan BNPB

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 16:38 WIB | Oleh:
Bantuan Rumah Rusak Dalam Proses Peninjauan BNPB Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Rumah warga di Kecamatan Agrabinta, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ambruk akibat pergeseran tanah yang terjadi diakhir tahun 2024, belum mendapat bantuan dari pemerintah.

Cianjur -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat bantuan perbaikan rumah warga yang rusak akibat pergeseran tanah di wilayah selatan masih dalam proses peninjauan Inspektorat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Cianjur Nurzain di Cianjur, Kamis, mengatakan sekitar 3.000 rumah terdampak bencana pergerakan tanah tahun 2024 diajukan untuk mendapatkan bantuan dan relokasi dari pemerintah pusat melalui BNPB.

“Data penerima bantuan sudah selesai diverifikasi di daerah dan diserahkan ke BNPB, selanjutnya tinggal Inspektorat BNPB melakukan peninjauan, termasuk dalam SK atau dokumen penerima bantuan, takutnya ada yang ganda," katanya.

Setelah proses di Inspektorat BNPB, hasilnya akan diteruskan melalui biro keuangan di Kementerian Keuangan dimana membutuhkan waktu cukup panjang sampai ke tahap pencairan bantuan pada para penyintas.

Terlambatnya pencairan, katanya, dari keharusan kajian teknis, karena sebagian besar wilayah terdampak masuk dalam zona merah, sehingga membutuhkan waktu cukup lama, terlebih pendataan dilakukan dinas lain

"Karena kajian yang dilakukan cukup lama dan panjang, sehingga proses pengajuan pencairan harus memenuhi berbagai persyaratan, termasuk menyertakan hasil kajian," katanya.

Total bantuan yang diajukan, tambah dia, sekitar Rp100 miliar dengan jumlah penerima kurang lebih 3.000 orang atau unit rumah dengan berbagai kategori ringan, sedang dan berat yang masih menunggu hasil peninjauan BNPB, sehingga dapat dipastikan atau valid.

Setelah peninjauan tuntas, dilakukan mekanisme pencairan sama dengan bantuan stimulan gempa, dimana dana ditransfer langsung ke rekening penerima yang sudah dibuatkan langsung pihak bank yang ditunjuk.

“Bantuan tersebut akan dikirim langsung ke rekening penerima yang sudah dibuatkan pihak bank yang ditunjuk ketika uangnya sudah masuk, tinggal dicairkan,” katanya.

Hingga saat ini sebagian besar warga korban pergeseran tanah di 16 kecamatan di wilayah selatan Cianjur sudah memperbaiki rumah yang rusak secara mandiri, sekitar 210 kepala keluarga masih menumpang di rumah saudaranya, karena rumah mereka tidak dapat lagi ditempati.

Pihaknya mendata sekitar 500 kepala keluarga kemungkinan harus direlokasi, karena rumah mereka berada di zona merah pergeseran tanah, seperti di Kecamatan Takokak dan Agrabinta, namun proses relokasi masih menunggu hasil kajian dari Badan Geologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.