Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polres Lombok Barat Tangani Kasus Dosen Diduga Cabuli Anak Tetangga. Parahnya Terjadi di Bulan Ramadan

📅 Sabtu, 12 Apr 2025, 08:05 WIB | Oleh:
Polres Lombok Barat Tangani Kasus Dosen Diduga Cabuli Anak Tetangga. Parahnya Terjadi di Bulan Ramadan Doc: antara foto
Ket. Ilustrasi pencabulan

MATARAM - Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) menangani kasus dugaan seorang dosen salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Mataram berinisial HA yang mencabuli anak tetangganya pada bulan Ramadan dengan modus memberikan takjil.

Kepala Satreskrim Polres Lombok Barat AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata melalui keterangannya yang diterima di Mataram, Jumat, mengatakan bahwa penanganan laporan tersebut kini masuk dalam tahap permintaan klarifikasi.

"Yang kami undang untuk klarifikasi ini baru pelapor sama saksi-saksi. Untuk terlapor (dosen) setelahnya," kata AKP Lalu Eka.

Dia mengakui bahwa pihaknya menerima laporan kasus ini pada momentum mendekati libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Oleh karena itu, Kepala Satreskrim Polres Lombok Barat mengatakan bahwa tindak lanjut penanganan laporan ini baru aktif berjalan usai libur lebaran usai.

"Karena kemarin kita banyak libur, itu kendalanya makanya baru bisa sekarang kami undang klarifikasi pihak pelapor dan saksi-saksi,” ujarnya.

Dengan menyampaikan hal tersebut, AKP Lalu Eka menyatakan belum dapat membagikan informasi lengkap sebelum para pihak dalam laporan ini selesai menjalani klarifikasi.

Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram Joko Jumadi mengaku bahwa pihaknya turut melakukan penelusuran informasi dan menaruh atensi atas penanganan kasus yang kini berjalan di Polres Lombok Barat.

Joko mengatakan bahwa korban dalam kasus ini adalah anak perempuan yang masih duduk di bangku sekolah dasar kelas lima.

"Korbannya ini perempuan anak kelas lima SD," kata Joko.

Ia turut membenarkan bahwa dosen ini diduga melakukan perbuatan pidana asusila terhadap korban pada bulan puasa.

Dosen berinisial HA tersebut diduga melakukan tindak pidana asusila terhadap korban yang merupakan tetangganya dengan modus memberikan takjil.

"Saat itu, pelaku baru balik dari musala. Kemudian, dia (HA) ketemu dengan korban dan langsung diajak ambil takjil di rumah pelaku," ujarnya.

Sampai di rumah pelaku, korban yang masih belum memahami modus tersebut dibawa ke tempat sepi dan dicabuli oleh pelaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.