Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polda Babel Amankan Tiga Pelaku Pengeroyok Wartawan di PT PMM

📅 Minggu, 08 Mar 2026, 16:43 WIB | Oleh:
Polda Babel Amankan Tiga Pelaku Pengeroyok Wartawan di PT PMM Doc: istimewa

PANGKALPINANG - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Kepulauan Bangka Belitung, berhasil mengamankan tiga terduga pelaku penyeroyok wartawan di PT PMM dan ditahan, Minggu dini hari (8/3/2026).

Ketiga terduga diketahui Maulid (supir), Sahiridi (Satpam PT PMM), dan Hazari (pegawai). Peristiwa kekerasan itu terjadi saat wartawan melakukan tugas jurnalistik di kawasan gudang PT PMM, Desa Air Anyir, Kabupaten Bangka, Sabtu (7/3/2026).

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Babel, Kombes Pol Muhammad Rivai Arvan, Minggu, mengatakan ketiga terduga pelaku sudah ditahan di Mapolda Babel guna menjalani proses hukum.

Ketiga terduga sebelummya dipertemukan dengan para korban untuk memastikan identitas mereka.Setelah dilakukan pemeriksaan dan dinilai cukup bukti, ketiga orang tersebut ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan.

“Penyidik tidak perlu menunggu waktu lama jika alat bukti sudah cukup, maka bisa langsung ditahan,” tegas Muhammad Rivai.

“Alasan kami tahan, di samping alasan subjektif penyidik, juga supaya memberi pelajaran hukum kepada masyarakat bahwa kerja-kerja jurnalis adalah sah dan dilindungi oleh Undang-Undang, serta tidak boleh diintervensi dengan kekuatan apa pun, apalagi dianiaya,” sambungnya.

Para tersangka diduga secara bersama-sama melakukan kekerasan atau pengeroyokan terhadap pelapor/korban, antara lain Frendy Primadana alias Dana (Wartawan TV One), Dedy Wahyudi (Beritafakta.com). 

Terhadap ketiga tersangka tersebut dikenakan Pasal 262 Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Polisi terus mengembangkan penyelidikan kasus ini. Hingga berita ini dipublish terduga pelaku dan pihak terkait belum bisa dimintai keterangan.

Aksi Brutal

Usai mengalami tindak kekerasan fisik dan verbal, korban melaporkan secara resmi ke SPKT Polda Babel, Sabtu malam.

Kejadian ini bermula saat Dedy Wahyudi, Frendy Primadana Kontributor TV One dan Wahyu Kurniawan dari SUARAPOS.COM mendapat informasi tentang adanya dugaan anggota Satgas yang dikepung massa di sekitar lokasi gudang PT PMM.

Mendapat informasi itu, ketiganya tersebut mendatangi gudang PT PMM guna mendalami informasi dan memverifikasinya.

"Saya datang bersama Dana (Frendy Primadana), kami bertemu Dedy itu di pinggir Jalan Lintas Timur. Kamudian kami barengan ke lokasi," ungkap Wahyu, Sabtu kemarin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

29 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.