Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PMI Distribusikan Bantuan Logistik

📅 Selasa, 28 Jan 2025, 03:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
PMI Distribusikan Bantuan Logistik Doc: ANTARA/HO-PMI
Ket. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang, Banten, mendistribusikan bantuan logistik dan air bersih kepada korban banjir di daerah Kecamatan Gunung Kaler pada Senin (27/1).

TANGERANG - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang, Banten, mendistribusikan bantuan logistik dan air bersih kepada korban banjir di Kecamatan Gunung Kaler, Senin.

Bantuan air bersih sebanyak 15.000 liter air bersih, didistribusikan di beberapa desa terdampak, di antaranya Desa Kedung, Desa Kandawati, Desa Gunung Kaler, dan Desa Onyam.

“Bantuan air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat dalam kehidupan keseharian warga, seperti memasak, minum dan lain-lain,” kata Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Tangerang Suparji Rustam, Senin.

Ia menyatakan pendistribusian bantuan bagi korban banjir di lakukan PMI sebagai bentuk upaya membantu para korban yang terdampak, diantaranya air bersih dan logistik. Selain itu, PMI Kabupaten Tangerang juga menyalurkan bantuan logistik lainnya berupa mie instan dan makanan ringan serta ­selimut.

“Kita juga mendistribusikan puluhan dus mie instan, 750 makanan ringan dan 70 paket selimut untuk para korban banjir,” katanya.

Rustam menjelaskan bencana alam banjir yang melanda wilayah Gunung Kaler dengan ketinggian airnya berkisar 40 hingga 60 centimeter. Relawan PMI bersama unsur pihak terkait bahu membahu untuk memberikan bantuan ini di empat desa terdampak banjir.

“Total warga yang terdampak mencapai 1.008 jiwa yang terdiri dari 330 Kepala Keluarga,” ujarnya. Kendati demikian, pihaknya memastikan pendistribusian bantuan dilakukan oleh tim relawan PMI yang telah terlatih, dengan memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“PMI Kabupaten Tangerang juga terus memantau situasi di lapangan dan siap memberikan bantuan tambahan apabila diperlukan,” ungkap dia.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mengantisipasi bencana hidrometeorologi basah, terutama di kawasan wisata dengan teknologi modifikasi cuaca (TMC) di masa libur panjang.

Nana mengatakan sebelum hujan turun di daratan, maka akan diturunkan di laut lepas. Hal ini seperti yang telah dilakukan di Jakarta. Provinsi Banten masih menerapkan status siaga darurat bencana di Kabupaten Pandeglang, yang sebelumnya menjadi perhatian akibat dilanda banjir. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.