Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Lebak Lakukan Berbagai Program untuk Entaskan Kemiskinan

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 10:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Lebak Lakukan Berbagai Program untuk Entaskan Kemiskinan Doc: ANTARA
Ket. Sekretaris Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak Widy Ferdian.

LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mempercepat mengentaskan kemiskinan melalui berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah itu.

Sekretaris Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak Widy Ferdian, di Lebak, Selasa (14/10), mengatakan percepatan pengentasan kemiskinan itu berkolaborasi bersama pemerintah provinsi dan pusat dengan meluncurkan berbagai program guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ketersediaan pangan di daerah itu.

Pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem itu merupakan komitmen Bupati Lebak Hasbi Asyidiki sesuai Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025.

"Saat ini jumlah warga Kabupaten Lebak yang menyandang kemiskinan di tingkat Provinsi Banten nomor dua setelah Pandeglang," ujarnya.

Berdasarkan data (Bapperida) Lebak tahun 2024, lanjut dia, warga miskin ekstrem di daerah itu tercatat sebanyak 5.698 kepala keluarga atau 30.115 jiwa.

Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki tiga strategi untuk pengentasan kemiskinan, yakni mengurangi beban pengeluaran, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mengurangi kantong-kantong kemiskinan.

Dengan demikian, pemerintah daerah dan provinsi menggulirkan program untuk peningkatan kesejahteraan agar pendapatan ekonomi masyarakat dan ketersediaan pangan terpenuhi melalui pemberdayaan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga bantuan peningkatan kemasan, sertifikat halal, perizinan hingga promosi pemasaran serta bantuan benih ikan tawar kepada kelompok budidaya ikan tawar.

Selain itu, juga pelatihan keterampilan kerja, perbaikan sarana irigasi, penyiapan lahan 8,8 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat, pemberian rumah tidak layak huni (RTLH), pencegahan stunting dengan melakukan pemberian asupan gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia di bawah lima tahun (balita), serta penyerapan tenaga kerja.

Sementara, kata dia,pemerintah pusat mendistribusikan bantuan sosial bagi keluarga penerima manfaat (KPM) berupa pangan, Program Keluarga Harapan (PKH), Sekolah Rakyat, Program Indonesia Pintar (PIP), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (PBI-BPJS) Kesehatan, dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Semua program yang diluncurkan pemerintah untuk mempercepat penanganan kemiskinan," katanya.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lebak Tuti Nurasiah mengatakan pemerintah daerah berkomitmen untuk pencegahan kasus stunting dalam upaya mempersiapkan Generasi Emas 2045, karena di daerah ini lokus stunting di 20 desa tersebar di sembilan kecamatan.

Menurut dia, lokus stunting itu, karena tingginya keluarga risiko stunting (KRS), angka stunting tinggi, prevalensi stunting tinggi, dan cakupan layanan rendah.

Sedangkan, penyebab stunting itu multidimensi, termasuk tingginya angka kemiskinan akibat daya beli menurun.

"Semua penanganan stunting itu harus berjalan secara keroyokan dan konvergen terintegrasi dengan saling keterkaitan serta mempengaruhi yang dilaksanakan sesuai tupoksi masing-masing," kata Tuti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.