Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pidato di Davos, Prabowo Tegaskan akan Tunaikan Kewajiban Membayar Utang Luar Negeri dan Hapus Kemiskinan

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 11:52 WIB | Oleh:
Pidato di Davos, Prabowo Tegaskan akan Tunaikan Kewajiban Membayar Utang Luar Negeri dan Hapus Kemiskinan Doc: Istimewa
Ket. Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1).

DAVOS - Dalam pidato khusus pada World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk menunaikan kewajiban pemerintah membayar utang luar negeri di tengah kondisi ketidakpastian global yang terjadi. 

Menurutnya, kredibilitas Indonesia yang diperoleh dengan susah payah selama bertahun-tahun, telah terlindungi.

"Kredibilitas, sekali hilang, sangat mahal untuk diperoleh kembali. Indonesia tidak pernah sekalipun dalam sejarahnya gagal membayar utang. Tidak sekali pun."

"Rezim yang berkuasa selanjutnya selalu membayar utang rezim sebelumnya. Presiden-presiden yang berkuasa selanjutnya akan selalu menghormati utang pemerintahan sebelumnya," tegas Prabowo, Kamis (22/1).

Dia memaparkan, IMF baru-baru ini menggambarkan Indonesia sebagai "titik terang global dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat di tengah lingkungan ekonomi yang menantang". Sementara dunia menghadapi kondisi keuangan yang semakin ketat, ketegangan perdagangan, dan ketidakpastian politik, Indonesia terus tumbuh. 

"Ekonomi Indonesia telah tumbuh lebih dari 5 persen setiap tahun selama dekade terakhir, dan saya yakin bahwa tahun ini pertumbuhan kita akan lebih tinggi. Inflasi kita tetap sekitar 2 persen, defisit pemerintah kita sekarang dipangkas di bawah 3 persen dari PDB kita."

"Lembaga-lembaga internasional tidak memuji kita karena optimisme yang tidak berdasar. Mereka melakukannya karena bukti. Mereka mengakui bahwa ekonomi Indonesia tangguh. Kebijakan kita telah, dan akan selalu, terukur dengan baik," lanjutnya. 

Menghapus kemiskinan

Presiden juga berbicara mengenai upaya Indonesia dalam menurunkan tingkat kemiskinan hingga menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia. 

Prabowo menekankan bahwa pengentasan kemiskinan dan kelaparan bukan sekadar program pemerintahan, melainkan misi hidup yang ingin ia tuntaskan.

“Saya bertekad dalam empat tahun ke depan kita akan menghapus kemiskinan ekstrem dan menurunkan kemiskinan secara keseluruhan. Itu misi hidup saya. Itu misi saya di sisa tahun hidup saya,” ujarnya.

Ia menilai bahwa mengangkat martabat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin merupakan tindakan yang paling mulia. Menurutnya, tidak ada pencapaian yang lebih terhormat dibandingkan memastikan rakyat terbebas dari kemiskinan dan ancaman kelaparan.

“Tidak ada yang lebih terhormat, tidak ada yang lebih memuaskan daripada menurunkan kemiskinan dan menghapus kelaparan,” katanya.

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengungkapkan pesan moral akan esensi dan tujuan kepemimpinan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.