Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pheu Thai Tetap Calonkan Srettha sebagai PM

📅 Selasa, 15 Agu 2023, 02:45 WIB | Oleh:
Pheu Thai Tetap Calonkan Srettha sebagai PM Doc: AFP/MANAN VATSYAYANA
Ket. Kandidat PM I Dua kandidat PM dari Partai Pheu Thai yaitu Paetongtarn Shinawatra (kanan) dan Srettha Thavisin berdiri berdampingan saat acara kampanye partai di Ayutthaya pada Maret lalu. Partai Pheu Thai pada Senin (14/8) menegaskan bahwa mereka tetap akan mengusulkan Srettha Thavisin sebagai calon perdana menteri mereka.

BANGKOK - Partai Pheu Thai tetap akan mengusulkan Srettha Thavisin sebagai perdana menteri dan berharap ia akan segera mendapatkan semua dukungan yang dia butuhkan, dan tidak harus menghadiri sidang bersama parlemen yang akan memberikan suara untuk pencalonannya. Pernyataan itu dilontarkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Pheu Thai, Prasert Chanthararuangthong, pada Senin (14/8).

Prasert mengatakan bahwa tokoh-tokoh kunci partai telah setuju dan mengkonfirmasi bahwa Srettha akan tetap menjadi calon perdana menteri mereka.

Prasert menepis spekulasi bahwa Paetongtarn Shinawatra, salah satu dari tiga kandidat terdaftar dari partai, dapat dicalonkan ke parlemen, bukan Srettha. Paetongtarn adalah putri mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra.

"Anggota DPR yang akan mendukung kandidat perdana menteri Pheu Thai harus berjumlah sekitar 270. Dukungan Senat juga diminta. Saya yakin banyak senator akan mendukung kandidat Pheu Thai," ucap Prasert. "Jadi, saya yakin Srettha akan segera terpilih," imbuh dia.

Konstitusi mensyaratkan pemungutan suara bersama oleh 500 perwakilan DPR dan 250 senator untuk memilih perdana menteri.

Prasert menegaskan bahwa Partai Pheu Thai akan dengan senang hati menerima suara dukungan dari semua partai politik, termasuk dua partai politik yang terkait dengan perdana menteri sementara Prayut Chan-Ocha dan wakil perdana menteri sementara Prawit Wongsuwon.

Tunggu Putusan MK

Saat diminta untuk mengomentari permintaan beberapa senator agar Srettha menguraikan kualifikasinya di parlemen, Prasert mengatakan bahwa Srettha bukan anggota parlemen sehingga dia tidak diharuskan berada di parlemen ketika memilih perdana menteri.

Sementara itu presiden parlemen Thailand, Wan Muhamad Noor Matha, mengatakan bahwa ia dapat mengadakan kembali sidang bersama DPR dan Senat baik pada Jumat (18/8) pekan ini atau Selasa (22/8) pekan depan, untuk memilih perdana menteri.

Namun Noor Matha pun mengatakan bahwa ia lebih suka menunggu terlebih dahulu keputusan dari Mahkamah Konstitusi, yang diharapkan diputuskan pada Rabu (16/8) ini, tentang resolusi parlemen yang menolak pencalonan kembali pemimpin Partai Move Forward, Pita Limjaroenrat, sebagai perdana menteri pada pemilihan di parlemen pada 19 Juli lalu.BangkokPost/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

51 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.