Pesawat Il-78 Pakistan Mendarat di Sichuan, Diduga Mengambil Rudal Hipersonik Anti-kapal untuk Jet Tempur J-10C
📅 Selasa, 27 Jan 2026, 00:02 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
SICHUAN - Beberapa pesawat pengisian bahan bakar udara Il-78 Angkatan Udara Pakistan atau Pakistan Air Force (PAF) telah dikonfirmasi mendarat di pangkalan udara di provinsi Sichuan, Tiongkok pada tanggal 19-20 Januari, dengan dua pesawat terlihat terparkir di apron sebelum meninggalkan lapangan terbang. Beberapa laporan menunjukkan bahwa pesawat-pesawat tersebut dikirim untuk menerima pasokan bagi Angkatan Bersenjata Pakistan, di mana Tiongkok adalah pemasok asing terbesar.
Dari Military Watch, singkatnya waktu pesawat berada di Tiongkok menunjukkan kunjungan khusus terkait logistik. Il-78 merupakan turunan dekat dari pesawat angkut strategis Il-76 Soviet, dan telah diekspor secara luas termasuk penjualan terbatas ke Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok. Pesawat ini memainkan peran yang sangat penting dalam Angkatan Udara Pakistan karena ketergantungan eksklusif angkatan udara tersebut pada pesawat tempur bermesin tunggal yang relatif ringan dengan jangkauan pendek, karena pengisian bahan bakar udara memungkinkan mereka untuk melakukan operasi jarak jauh.
Provinsi Sichuan menjadi lokasi beberapa instalasi penting Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat, serta fasilitas produksi pesawat tempur J-10C yang terus dibeli Pakistan untuk membentuk armada tempur elitnya. Pengamat Tiongkok berspekulasi bahwa kargo tersebut mungkin termasuk rudal udara-ke-udara jarak jauh PL-15 untuk pesawat tempur J-10C, atau rudal anti-kapal hipersonik YJ-21, yang baru-baru ini terlihat melengkapi J-10C untuk pertama kalinya.
Armada J-10C memperoleh prestise yang cukup besar pada tahun 2025 setelah pesawat tersebut digunakan pada bulan Mei untuk menembak jatuh antara satu hingga empat pesawat tempur Rafale Angkatan Udara India, dengan Rafale secara luas dianggap sebagai jenis pesawat tempur Eropa yang paling mumpuni. Ini adalah pertama kalinya jenis pesawat tempur Tiongkok pasca-Perang Dingin terlibat dalam operasi udara-ke-udara intensitas tinggi.
Pakistan dilaporkan saat ini sedang mempertimbangkan untuk membeli pesawat tempur generasi kelima J-35 buatan Tiongkok, meskipun perubahan pemerintahan pada tahun 2022 dan penggulingan pemerintahan Imran Khan telah menggeser keselarasan geopolitiknya dari Beijing ke arah Blok Barat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!