Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PERURI Inisiasi Program Kampung Iklim di Karawang untuk Wujudkan Desa Tangguh dan Berkelanjutan

📅 Senin, 22 Des 2025, 17:53 WIB | Oleh:
PERURI Inisiasi Program Kampung Iklim di Karawang untuk Wujudkan Desa Tangguh dan Berkelanjutan Doc: PERURI
Ket. PERURI menginisiasi Program Kampung Iklim di Karawang untuk membangun desa tangguh dan berkelanjutan dalam menghadapi perubahan iklim.

PERURI menginisiasi pembuatan Program Kampung Iklim (ProKlim) untuk meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim melalui upaya mitigasi di tingkat tapak, serta penguatan kolaborasi komunitas yang berkelanjutan secara sosial, ekonomi, dan lingkungan. Pembukaan program ini diselenggarakan di Aula Perumahan Griya Indah, Desa Parungmulya, Kabupaten Karawang, pada Sabtu (13/12). Acara dihadiri oleh POH Kepala Biro Strategic Corporate Branding & TJSL PERURI, Yahdi Lil Ihsan; Sekretaris Desa Parungmulya Karawang, Neneng; dan Ketua Kelompok Proklim Griya Indah, Indra Puspita.

Program Kampung Iklim merupakan turunan dari program nasional yang diusung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Sebagai bentuk komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, PERURI telah mendukung implementasi Program Kampung Iklim di Perumahan Griya Indah sejak tahun 2022. Dukungan ini menjadi bagian dari komitmen PERURI dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup berbasis pemberdayaan masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Pada tahun ini, pelaksanaan Program Kampung Iklim diarahkan pada beberapa fokus utama, yaitu peningkatan ketahanan pangan, pengelolaan limbah terpadu, pengembangan ekonomi hijau, serta penguatan peran dan partisipasi masyarakat. Keempat fokus tersebut dirancang secara terintegrasi agar mampu memberikan manfaat lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Desa Parungmulya.

“Program Kampung Iklim adalah upaya nyata untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim melalui keterlibatan aktif warga. Program ini tidak hanya berdampak pada lingkungan yang lebih baik, tetapi juga mendorong kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” jelas Yahdi.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis tanaman hidroponik, serta sarana pengelolaan sampah dengan metode Takakura sebagai bagian dari upaya penguatan pengelolaan limbah berbasis rumah tangga. Selain itu, juga dilakukan dilakukan peresmian Green House (GH) sebagai bentuk dukungan PERURI terhadap ketahanan pangan dan edukasi lingkungan masyarakat.

Ketua Kelompok ProKlim Griya Indah, Indra Puspita, menyampaikan bahwa keberhasilan Program Kampung Iklim tidak terlepas dari kolaborasi dan pendampingan yang berkelanjutan. “Program Kampung Iklim ini tidak akan berjalan tanpa kolaborasi dan pendampingan dari PERURI. Selama tiga tahun kami dibimbing, diberi pengetahuan, dan difasilitasi, hingga akhirnya masyarakat mampu menjalankan program lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Indra.

Dukungan PERURI terhadap Program Kampung Iklim juga mendapat apresiasi dari pemerintah desa. Neneng, Sekretaris Desa Parungmulya, menyampaikan bahwa manfaat Program TJSL PERURI dirasakan langsung oleh masyarakat. “Manfaat Program TJSL PERURI sangat dirasakan oleh warga Desa Parungmulya. Dukungan ini membantu masyarakat dalam mengelola pertanian dan sampah secara berkelanjutan, sehingga memberikan dampak nyata bagi lingkungan dan kehidupan sehari-hari,” ungkap Neneng.

Melalui keberlanjutan Program Kampung Iklim, PERURI berharap semangat kebersamaan masyarakat dapat terus terjaga sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sejahtera, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi dampak perubahan iklim. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, ProKlim mendorong aksi nyata yang berdampak signifikan bagi ketahanan lingkungan dan kesejahteraan warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

47 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.