Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertumbuhan Kredit Perbankan Terakselerasi pada Februari 2023

📅 Senin, 03 Apr 2023, 16:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertumbuhan Kredit Perbankan Terakselerasi pada Februari 2023 Doc: ANTARA/ Sanya Dinda
Ket. Tangkapan layar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae dalam konferensi pers daring, Senin (3/4/2023).

JAKARTA - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menyebut kredit perbankan tumbuh 10,64 persen secara tahunan pada Februari 2023 menjadi Rp6.375,3 triliun.

Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Januari 2023 yang sebesar 10,53 persen secara tahunan ditopang oleh pertumbuhan kredit investasi sebesar 13,01 persen secara tahunan.

"Secara month to month nominal kredit perbankan Februari 2023 meningkat 1,02 persen atau naik Rp64,44 triliun," kata Dian dalam konferensi pers daring, Senin (3/4).

Pada saat yang sama Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan juga tumbuh 8,18 persen secara tahunan atau lebih tinggi dari 8,03 persen pada Januari sebelumnya.

"DPK tercatat menjadi Rp7.989 triliun dengan giro dan deposito sebagai pendorong utama. Secara month to month DPK pada Februari 2023 tumbuh 0,44 persen atau naik Rp34,89 triliun," katanya.

Komposisi DPK didominasi oleh CASA atau dana murah yang relatif stabil dan tidak terlalu terpengaruh oleh pergerakan suku bunga sehingga mendukung terjaganya kinerja likuiditas perbankan.

Hal ini tercermin dari rasio likuiditas perbankan yang masih berada di atas ambang batas atau threshold, seperti rasio Alat Likuid terhadap Non Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid terhadap DPK (AL/DPK) pada Februari 2023 masing-masing sebesar 129,58 persen dan 29,0 persen atau jauh di atas ambang minimal masing-masing 50 persen dan 10 persen.

Adapun Liquidity Coverage Ratio dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) pada Desember 2022 masing-masing sebesar 244,20 persen dan 140,42 persen atau jauh di atas ambang batas ketentuan masing-masing sebesar 100 persen.

Kemudian risiko kredit di Februari 2023 tetap terjaga dengan rasio Non Performing Loan (NPL) net perbankan mencapai 0,75 persen atau turun dari posisi Januari 2023 yang sebesar 0,76 persen.

Di sisi lain kredit restrukturisasi COVID-19 di Februari 2023 terus turun menjadi Rp427,70 triliun dari sebelumnya Rp435,74 triliun dengan jumlah debitur yang terus turun dari dua juta menjadi 1,93 juta nasabah.

"Di sisi permodalan, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Rstio (CAR) industri perbankan berada di level cukup tinggi dan menguat menjadi 26,1 persen pada Januari 2023 dan sebelumnya 25,88 persen," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

31 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.