Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertamina Pastikan Beri Perhatian Serius soal Isu Pertalite Tercampur Air

📅 Jumat, 31 Okt 2025, 17:55 WIB | Oleh:
Pertamina Pastikan Beri Perhatian Serius soal Isu Pertalite Tercampur Air Doc: antara foto
Ket. Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra di Surabaya, Jumat (31/10).

SURABAYA - Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra memastikan pihaknya akan memberikan atensi serius terhadap isu mengenai Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang tercampur air.

“Terkait isu kontaminasi air di BBM Pertalite yang disalurkan di SPBU, kami dari Pertamina Patra Niaga tentunya all out dan memberikan atensi serius agar hal ini jangan sampai menimbulkan keresahan apalagi menimbulkan kerugian kepada masyarakat,” katanya di Surabaya, Jumat (31/10).

Ega mengatakan Pertamina Patra Niaga telah menyisir dan mengecek kualitas BBM jenis Pertalite di hampir 300 SPBU di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Timur mulai dari Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Bojonegoro, hingga Malang.

Pertamina melakukan pengecekan melalui metodologi pasta air, melalui mekanisme densitas, serta melalui standar visual clarity dan kecermatan warna daripada BBM untuk mengindikasi ada atau tidaknya kontaminan di dalam Pertalite.

Tak hanya itu, Patra Niaga juga melibatkan Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) untuk mengecek dan menentukan kualitas BBM.

“Kami bersama Lemigas tentunya yang mempunyai kapabiliti dan otoriti untuk menentukan kualitas BBM untuk memeriksa kondisi penyaluran BBM di SPBU Pertamina,” ujarnya.

Berdasarkan pengecekan tersebut, Ega menegaskan sejauh ini tidak ditemukan adanya percampuran BBM jenis Pertalite dengan kontaminan seperti air.

Terlebih, lanjutnya, Pertamina dalam melakukan penyaluran BBM ke SPBU terdapat prosedur yang harus dilaksanakan untuk memastikan agar BBM berkualitas baik, tidak tercampur air, dan tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

“Sejauh ini kita tidak menemukan indikasi hal tersebut,” katanya.

Meski demikian, Ega memastikan Pertamina Patra Niaga akan terus menyelidiki dan mencari tahu yang sebenarnya terjadi di masyarakat saat ini dengan berkoordinasi bersama berbagai pihak termasuk Aparat Penegak Hukum (APH) yakni kepolisian.

“Kami juga sudah membuka posko pengaduan untuk menangani keluhan konsumen mencarikan solusi pada konsumen yang betul-betul membeli BBM di SPBU Pertamina,” kata Ega.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

44 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.