Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pertamina Dukung Program Konservasi Kupu-Kupu Langka di Bandarlampung

📅 Selasa, 09 Mar 2021, 06:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertamina Dukung Program Konservasi Kupu-Kupu Langka di Bandarlampung Doc: Istimewa
Ket. Konservasi Kupu-Kupu

BANDARLAMPUNG- PT Pertamina (Persero) mendukung program konservasi kupu-kupu langka asli Sumatera di Taman Gita Persada, Bandarlampung.

"Pusat konservasi kupu-kupu taman Gita Persada ini diharapkan dapat menjadi laboratorium sosial dan edu wisata yang menjadi tujuan utama bagi setiap mahasiswa, instansi, ataupun orang awam yang ingin mempelajari atau mengerti tentang seluk beluk kupu-kupu," kata VP CSR & SMEPP PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita, dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Senin (8/3).

Selain itu, lanjut dia, sekaligus menjadi tujuan wisata yang mampu membantu perekonomian warga sekitarnya melalui pemberdayaan masyarakat.

Dalam tahun keempatnya ini, sebanyak 191 spesies kupu-kupu lokal Sumatera telah berhasil dikonservasi oleh Taman Kupu-Kupu Gita Persada.

Sepanjang perjalanannya, bahkan Taman Kupu-Kupu Gita Persada ini telah berhasil memberdayakan perambah hutan menjadi pembibit tanaman, seperti yang telah disampaikan oleh Deden sebagai mantan perambah hutan.

"Dengan adanya program ini, pekerjaan yang saya lakukan menjadi lebih ramah lingkungan dan ikut berpartisipasi dalam kelestarian lingkungan, ilmu yang saya dapatkan pun lebih beragam," ujar Deden seperti dikutip dari Antara.

Strategi exit dari taman kupu-kupu ini selain untuk melestarikan kupu-kupu lokal Sumatera juga bertujuan agar pusat konservasi ini menjadi pusat konservasi dan edukasi terbesar di Sumatera, yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau target pembangunan berkelanjutan (TPB) program ini sangat berkontribusi secara nyata terhadap pencapaian TPB 15 yaitu menjaga ekosistem darat.

Dengan adanya program ini, spesies kupu-kupu yang terancam punah berhasil dikembangbiakkan secara alami, sehingga kelestariannya terjaga yang artinya juga ikut berkontribusi dalam menjaga ekosistem darat.

Selain itu, program ini berkontribusi untuk penciptaan lapangan pekerjaan dan penghematan pengeluaran (TPB 8) karena pusat konservasi menggunakan tenaga para perambah hutan untuk melakukan pembibitan tanaman yang digunakan sebagai sumber pengundang dan makanan kupu-kupu.

Sesuai juga dengan komitmen Pertamina yang akan selalu ikut menjaga dan melestarikan lingkungan serta berkontribusi terhadap penciptaan udara bersih, hal ini juga sejalan dengan program Langit Biru Pertamina yang akan dilaksanakan mulai 14 Maret 2021 di Kota Bandar Lampung.

Program Langit Biru ini, adalah program dimana para pengguna kendaraan yang memakai bahan bakar premium dapat beralih menggunakan pertalite dengan harga setara premium, mengingat pembakaran pertalite lebih sempurna sehingga lebih ramah lingkungan.

"Mari kita dukung Program Langit Biru ini dengan beralih menggunakan bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan," tutup Arya .

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.