Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Persatuan Kunci Utama Wujudkan Indonesia Emas 2045

📅 Selasa, 10 Okt 2023, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Persatuan Kunci Utama Wujudkan Indonesia Emas 2045 Doc: ANTARA/HO-MPR RI
Ket. Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto menerima penghargaan Dharma Pertahanan Utama dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Ruang Hening Gedung Sudirman Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (9/10/2023).

JAKARTA - Persatuan dan kesatuan semua elemen bangsa yang mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi menjadi kunci utama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto menyebutkan, Presiden Joko Widodo telah mengingatkan semua pihak bahwa 10 tahun mendatang merupakan penentu bisa atau tidaknya Indonesia menjadi negara maju. Sebab itu, dia mendorong persatuan seluruh elemen bangsa agar Indonesia tidak terjebak dalam kelompok negara ekonomi menengah.

"Kita semua harus bersatu menuju Indonesia Emas 2045, sehingga harapan kita menjadi negara maju bisa terwujud. Periode 10 tahun mendatang merupakan saat yang menentukan bagi bangsa dan negara apakah kita menjadi negara maju atau terjebak dalam kelompok negara ekonomi menengah," kata Ynadri dikutip dari keterangan diterima di Jakarta, Selasa (10/10).

Yandri meyakini bahwa persatuan elemen bangsa dapat menciptakan sinergisitas antarpihak, sehingga cita-cita bersama tersebut dapat diwujudkan.

"Dengan persatuan semua elemen bangsa, maka seluruh potensi dan kelebihan negara akan bersinergi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045," ucapnya.

Yandri menyampaikan hal tersebut seusai menerima penghargaan Dharma Pertahanan Utama dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Ruang Hening Gedung Sudirman Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin (9/10).

Penghargaan tersebut diterima Yandri atas dedikasi dalam memberikan penanaman nilai-nilai luhur bangsa yang terkandung di dalam Empat Pilar MPR kepada masyarakat, serta dinilai konsisten memperjuangkan kesejahteraan guru.

"Penanaman nilai luhur bangsa yang terkandung dalam Empat Pilar, yaitu Pancasila, UUD NRI tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan pekerjaan mulia yang dilakukan oleh semua anggota MPR," katanya.

Semua masyarakat Indonesia dan khususnya generasi muda, imbuh dia, tidak boleh melupakan nilai-nilai keindonesiaan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat.

"Anak muda harus terus menerus dirangkul agar tidak melupakan sejarah dan tidak melupakan nilai-nilai keindonesiaan yang ada di dalam Empat Pilar, karena cepat atau lambat, anak muda hari ini akan menjadi pemimpin bangsa dan negara di masa yang akan datang," ucapnya.

Yandri berharap, penghargaan tersebut menambah motivasi dan semangat bagi dirinya dan anggota MPR lainnya untuk melakukan penanaman nilai-nilai luhur bangsa kepada masyarakat.

"Anugerah ini menjadi penyemangat dan motivasi bagi saya dan anggota MPR lainnya untuk terus menerus melakukan penanaman nilai-nilai luhur bangsa yang terkandung dalam Empat Pilar MPR kepada seluruh masyarakat Indonesia," kata Yandri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.