Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peringati Maulid Nabi, Keraton Kanoman Gelar Tradisi Panjang Jimat

📅 Jumat, 29 Sep 2023, 08:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Peringati Maulid Nabi, Keraton Kanoman Gelar Tradisi Panjang Jimat Doc: ANTARA/Fathnur Rohman
Ket. Sejumlah abdi dalem membawa benda pusaka dalam perayaan Malam Pelal Ageng Panjang Jimat sebagai tradisi memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Keraton Kanoman, Cirebon, Jawa Barat, Kamis (28/9/2023) malam.

CIREBON - Keraton Kanoman Cirebon, Jawa Barat, melaksanakan tradisi Malam Pelal Ageng Panjang Jimat, yang merupakan puncak acara inti dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW."Kegiatan ini bentuk kecintaan kita kepadaKanjengNabi dengan merayakan hari kelahiran beliau," kata Juru Bicara Keraton Kanoman Ratu Raja Arimbi Nurtina di Cirebon, Kamis (28/9) malam.Dalam tradisi itu, kata Arimbi, para patih dan abdi dalem Keraton Kanoman melaksanakan pawai alegoris yang menggambarkan simbolisasi persiapan ketika ibunda Rasulullah melakukan prosesi melahirkan.
Ia menjelaskan tradisi itu disebut Pelal Ageng Panjang Jimat karena merujuk pada penamaan benda kuno berupa piring bundar.Sedangkan istilah jimat yang tersemat pada tradisi tersebutmerupakan sebutan untuk nasi yang dalam prosesnya ketika menjadi gabah dikupas satu-persatu sambil melantunkan shalawat.Menurut dia, nasi yang proses memasaknya diiringi shalawat inilah yang disebut nasi jimat."Di mana jimat-jimat yang kami keluarkan adalah alat-alat prosesi melahirkan sampai nutrisi yang diberikan atau dibutuhkan baik ibu dan anak," ujarnya.

Sesuai penjelasan tersebut, maka Panjang Jimat adalah iring-iringan nasi jimat yang diletakkan di atas piring panjang sehingga dinamakan Malam Panjang Jimat.Menurut dia, dalam tradisi itu nasi jimat dan sejumlah benda pusaka dibawa dari Langgar Keraton menuju Masjid Kanoman."Benda-benda banyak yang berusia ratusan tahun. Di masjid dibacakan Al-Barzanji. Nasi jimat adalah simbolisasi dari nutrisi yang dibutuhkan untuk ibu dan bayi," katanya.

Ia berharap dengan adanya tradisi itu masyarakat bisa memahami esensi ritual ini, sehingga peringatan Maulid Nabi MuhammadSAW dapat dilaksanakan setiap tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.