Perangi Narkoba, AS Kerahkan 3 Kapal Perang ke Dekat Pantai Venezuela
📅 Kamis, 21 Agu 2025, 08:46 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Miami Herald
WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengerahkan tiga kapal perang di lepas pantai Venezuela sebagai bagian dari upaya untuk mengekang perdagangan narkoba, kata seorang sumber yang mengetahui langkah tersebut, Rabu (20/8).
Pengerahan pasukan dilakukan saat pemerintahan Trump meningkatkan tekanan terhadap pemimpin Venezuela Nicolas Maduro, dengan menggandakan hadiahnya menjadi $50 juta awal bulan ini atas tuduhan narkoba terhadap orang kuat berhaluan kiri tersebut.
Tiga kapal perusak berpeluru kendali kelas Aegis sedang menuju perairan lepas pantai Venezuela, kata sumber AS kepada AFP tanpa menyebut nama.
Media AS melaporkan Washington juga berencana mengirim 4.000 Marinir ke wilayah tersebut.
Washington, yang tidak mengakui dua kemenangan pemilu Maduro sebelumnya, menuduhnya memimpin geng penyelundup kokain Cartel de los Soles ("Kartel Matahari").
Sebaiknya Anda baca juga:
Departemen Keuangan AS memberi sebutan kelompok tersebut teroris khusus bulan lalu, menuduhnya mendukung kartel narkoba Tren de Aragua dan Sinaloa, yang dicap sebagai organisasi teroris asing awal tahun ini.
Gedung Putih mengatakan pada hari Selasa, Trump akan menggunakan "setiap elemen" untuk menghentikan perdagangan narkoba, ketika ditanya tentang kemungkinan pasukan AS di Venezuela.
"Presiden Trump sangat jelas dan konsisten, beliau siap menggunakan setiap elemen kekuatan Amerika untuk menghentikan narkoba membanjiri negara kita dan membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan," kata Sekretaris Pers Karoline Leavitt.
Sebaiknya Anda baca juga:
Leavitt menggambarkan pemerintah Venezuela sebagai "kartel teroris narkotika."
"Dan Maduro, menurut pandangan pemerintahan ini, bukanlah presiden yang sah. Dia adalah buronan kepala kartel yang telah didakwa di Amerika Serikat karena menyelundupkan narkoba ke negara ini," tambahnya.
Maduro mengatakan pada hari Senin bahwa ia akan mengerahkan 4,5 juta anggota milisi di seluruh Venezuela sebagai tanggapan terhadap "ancaman" AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!