Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perangi Narkoba, AS Kerahkan 3 Kapal Perang ke Dekat Pantai Venezuela

📅 Kamis, 21 Agu 2025, 08:46 WIB | Oleh:
Perangi Narkoba, AS Kerahkan 3 Kapal Perang ke Dekat Pantai Venezuela Doc: Miami Herald
Ket. Kapal perusak berpeluru kendali kelas Arleigh Burke USS Preble, USS Halsey dan USS Sampson sedang berlayar di Teluk Arab pada bulan Maret 2018.

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengerahkan tiga kapal perang di lepas pantai Venezuela sebagai bagian dari upaya untuk mengekang perdagangan narkoba, kata seorang sumber yang mengetahui langkah tersebut, Rabu (20/8).

Pengerahan pasukan dilakukan saat pemerintahan Trump meningkatkan tekanan terhadap pemimpin Venezuela Nicolas Maduro, dengan menggandakan hadiahnya menjadi $50 juta awal bulan ini atas tuduhan narkoba terhadap orang kuat berhaluan kiri tersebut.

Tiga kapal perusak berpeluru kendali kelas Aegis sedang menuju perairan lepas pantai Venezuela, kata sumber AS kepada AFP tanpa menyebut nama.

Media AS melaporkan Washington juga berencana mengirim 4.000 Marinir ke wilayah tersebut.

Washington, yang tidak mengakui dua kemenangan pemilu Maduro sebelumnya, menuduhnya memimpin geng penyelundup kokain Cartel de los Soles ("Kartel Matahari").

Departemen Keuangan AS memberi sebutan kelompok tersebut teroris khusus bulan lalu, menuduhnya mendukung kartel narkoba Tren de Aragua dan Sinaloa, yang dicap sebagai organisasi teroris asing awal tahun ini.

Gedung Putih mengatakan pada hari Selasa, Trump akan menggunakan "setiap elemen" untuk menghentikan perdagangan narkoba, ketika ditanya tentang kemungkinan pasukan AS di Venezuela.

"Presiden Trump sangat jelas dan konsisten, beliau siap menggunakan setiap elemen kekuatan Amerika untuk menghentikan narkoba membanjiri negara kita dan membawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan," kata Sekretaris Pers Karoline Leavitt.

Leavitt menggambarkan pemerintah Venezuela sebagai "kartel teroris narkotika." 

"Dan Maduro, menurut pandangan pemerintahan ini, bukanlah presiden yang sah. Dia adalah buronan kepala kartel yang telah didakwa di Amerika Serikat karena menyelundupkan narkoba ke negara ini," tambahnya.

Maduro mengatakan pada hari Senin bahwa ia akan mengerahkan 4,5 juta anggota milisi di seluruh Venezuela sebagai tanggapan terhadap "ancaman" AS. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Persebaya Tundukkan PSIM Yo...
Luar Negeri
Prabowo Bawa 3 Pesan Indone...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.