Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengguna Perangkat Android Wajib Waspadai Ancaman Versi Baru Trojan Triada

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 01:04 WIB | Oleh:
Pengguna Perangkat Android Wajib Waspadai Ancaman Versi Baru Trojan Triada Doc: ANTARA/Shutterstock
Ket. Ilustrasi Pemindaian versi terbaru virus trojan di gawai dan komputer.

JAKARTA - Kaspersky, perusahaan penyedia solusi dan layanan keamanan siber mendapati versi baru Trojan Triada canggih pada ponsel pintar Android palsu yang diduga dijual melalui pengecer tidak sah.

Menurut siaran pers perusahaan pada Senin (7/4), solusi Kaspersky mendeteksi varian baru tersebut sebagai Backdoor.AndroidOS.Triada.z.

Tertanam dalam firmware sistem, malware ini beroperasi tanpa terdeteksi dan memberikan penyerang kendali penuh atas perangkat yang terinfeksi.

Lebih dari 2.600 pengguna di seluruh dunia telah terdampak serangan malware tersebut. Serangan banyak menyasar pengguna di Russia, Brasil, Kazakhstan, Jerman, dan Indonesia.

Varian Triada terintegrasi ke dalam kerangka sistem, menyusup ke setiap proses yang sedang berjalan. Tidak seperti malware seluler biasa yang dikirimkan melalui aplikasi berbahaya, sehingga memungkinkan berbagai macam aktivitas berbahaya.

Aktivitas berbahaya yang dimaksud antara lain mencuri akun aplikasi perpesanan dan media sosial, termasuk Telegram, TikTok, Facebook, dan Instagram; menyadap, mengirim, dan menghapus pesan SMS; serta mengirim dan menghapus pesan di aplikasi seperti WhatsApp dan Telegram.

Selain itu, penyerang bisa mengganti alamat dompet aset kripto, mengalihkan panggilan telepon dengan memalsukan ID pemanggil, memantau aktivitas peramban, dan menyuntikkan tautan.

Dengan malware ini, penyerang juga bisa mengaktifkan biaya SMS premium, mengunduh dan menjalankan muatan tambahan, serta memblokir koneksi jaringan untuk melewati sistem anti-penipuan.

Analis malware di Kaspersky Threat Research Dmitry Kalinin mengatakan bahwa Trojan Triada telah berkembang menjadi salah satu ancaman paling canggih dalam ekosistem Android.

Versi baru ini menyusup ke perangkat pada level firmware bahkan sebelum mencapai pengguna, yang menunjukkan adanya kompromi rantai pasokan.

“Menurut analisis sumber terbuka, penyerang telah menyalurkan setidaknya 270.000 dolar AS (sekitar 4,5 miliar rupiah) dalam aset kripto curian ke dompet mereka, meskipun jumlah sebenarnya mungkin lebih tinggi karena penggunaan koin yang tidak dapat dilacak seperti Monero,” kata Kalinin.

Trojan Triada pertama kali ditemukan tahun 2016. Virus ini terus berkembang, memanfaatkan hak istimewa tingkat sistem untuk melakukan penipuan, membajak autentikasi SMS, dan menghindari deteksi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.