Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengelola KEK Sidoarjo Harus Gencar Tarik Investasi

📅 Rabu, 08 Feb 2023, 09:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengelola KEK Sidoarjo Harus Gencar Tarik Investasi Doc: istimewa

JAKARTA - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin berharap pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Java Integrated dan Industrial Port Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur, terus melakukan promosi untuk menarik investor.

"Kita (pemerintah) berharap pengelola KEK ini atau JIIPE ini agar terus berusaha meningkatkan investasi di tempat ini," ujar Wapres dalam kunjungannya ke KEK JIIPE, usai menghadiri Peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama di Jawa Timur, Selasa (7/2), sebagaimana siaran pers yang diterima di Jakarta.

Wapres mengatakan JIIPE merupakan program pemerintah dalam mengawal hilirisasi smelter. Dia menyampaikan Investasi JIIPE baru berjalan 30 persen.

"Kita harapkan ada terus peningkatan dan kita harapkan pada 2023 ini juga akan bertambah lagi dan terus (bertambah), dan pemerintah akan mendukung upaya investasi melalui UU Cipta Kerja yang sekarang telah menjadi Perppu Cipta Kerja yang mengakomodasi berbagai masalah dan juga kemudahan berusaha dan juga penyediaan dan lain sebagainya," tambahnya.

Direktur Utama PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera Bambang Soetiono, selaku pengelola menjelaskan kepada Wapres bahwa pembangunan JIIPE merupakan kerja sama antara swasta dan BUMN yang memiliki luas area 3.000 ha, dan di dalamnya terdapat pelabuhan seluas 400 ha.

"Ini mayoritas sahamnya dimiliki Pelindo 60 persen, AKR/swasta 40 persen. Sedangkan yang di kawasan industrinya 1.800 ha. Pelindo 40 persen, swasta 60 persen," ujar Bambang.

Efisiensi Logistik

Bambang menambahkan 800 ha diperuntukkan bagi kawasan perumahan yang bertujuan untuk menurunkan biaya logistik. Sehingga logistik dari kapal-kapal yang datang akan langsung dibawa menuju pabrik. "Di sini biaya logistiknya kita sudah kalkulasi bisa turun sampai 20 persen. Demikian juga karyawan-karyawannya bisa tinggal di sini, jadi juga mengurangi pencemaran lingkungan," jelasnya.

Sebaiknya Anda baca juga:

Lebih jauh Bambang menyampaikan, dari 1.800 ha kawasan industri hingga saat ini sudah terisi 300 ha. Dengan masuknya pabrik bata tahun ini diperkirakan 200-300 ha dapat terjual. "Mungkin sampai akhir tahun depan itu mendekati 40 persen. Kami juga ditarget. KEK (dalam) 5 tahun bisa menyerap investasi asing 7,5 miliar dollar AS, dalam 15 tahun optimalnya 16 miliar dolar," terangnya.

Terkait infrastruktur, jelas Bambang, saat ini jalan utama mulai dilebarkan, dan akan menyambung tol dari Bunder (KLBM) ke JIIPE tinggal 9 km. Untuk infrastruktur air, diambil dari Sembayat. Sedangkan listrik, sudah dilakukan kerja sama dengan PLN, dan saat ini sedang dibangun gardu PLN 500 megawatt. "Freeport sendiri nanti pakai 170 megaWatt, 330 dipakai untuk kawasan," ujar Bambang.

Sebagai informasi, KEK JIIPE Gresik disahkan sebagai KEK Teknologi dan Manufaktur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2021 tanggal 28 Juni 2021 yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo. KEK JIIPE Gresik adalah kawasan terintegrasi pertama di Indonesia, dengan total area 3.000 hektar, yang terdiri dari kawasan industri, pelabuhan umum multifungsi dan hunian berkonsep kota mandiri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.