Penerapan Skema TBB untuk Mengatasi Antrean Kendaraan Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni
📅 Selasa, 24 Mar 2026, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Lampung - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menerapkan skema Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB) guna mengatasi antrean kendaraan pada arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah di lintasan utama Bakauheni–Merak.
Direktur Utama PT ASDP Heru Widodo di Bakauheni, Selasa, mengatakan skema TBB penting dilakukan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di kawasan pelabuhan.
“Kita akan berlakukan TBB. Skema TBB ini adalah tiba bongkar berangkat, yang kemudian ketika kapal bermuatan berangkat dari Pelabuhan Bakauheni, maka nanti di Merak hanya melakukan bongkar lalu kembali lagi ke Bakauheni untuk mengangkut para penumpang,” kata dia.
Menurutnya, salah satu kunci utama kelancaran operasional penyeberangan arus balik Lebaran 2026 adalah penerapan skema TBB.
Penerapan TBB yang dilakukan Pelabuhan Merak pada arus mudik kemarin telah terbukti mempercepat rotasi kapal dan meminimalisasi penumpukan kendaraan di pelabuhan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dirinya menyebut puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di penyeberangan Bakauheni-Merak terjadi pada H+2 atau Selasa (24/3).
Menurut dia, hingga saat ini pemudik di Pelabuhan Bakauheni masih terus berdatangan dan memadati sejumlah kantong parkir dermaga dan ruang tunggu penumpang.
“Puncak arus balik terjadi hari ini 24 Maret 2026 untuk gelombang pertama, kemudian diprediksi terjadi lagi pada 28-28 Maret 2026,” ujar dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk diketahui, lintasan penyeberangan yang menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa tersebut merupakan jalur vital dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus distribusi logistik nasional.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!