Pemprov pastikan warga terdampak penataan Situ Ciburuy terlindungi
📅 Senin, 22 Sep 2025, 23:59 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Bandung -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan warga terdampak penataan kawasan Situ Ciburuy, Kabupaten Bandung Barat tetap mendapat perhatian dan perlindungan atas haknya dalam proses normalisasi yang tengah berlangsung.
"Saya ditugaskan langsung oleh Pak Gubernur untuk cek, recheck, dan cross check di lapangan agar masyarakat terdampak tidak diabaikan," kata Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman di Bandung Barat, Senin.
Berdasarkan data pemerintah daerah, 42 bangunan terdiri atas 30 rumah dan 12 warung terdampak proyek penataan itu.
Pengerukan sedimentasi yang tinggi menjadi penyebab utama perlunya relokasi mereka demi kelancaran proses normalisasi danau.
Ia menjelaskan normalisasi Situ Ciburuy mendesak dilakukan untuk menjaga fungsi sebagai sumber irigasi, penyedia air baku, serta penopang kegiatan sosial ekonomi warga sekitar.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ciburuy ini vital. Agar tetap berfungsi optimal, sedimentasinya harus dibersihkan, dan itu memerlukan akses alat berat. Kami mohon maaf bila dalam prosesnya masih ada kekurangan," ujarnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmen untuk memberikan solusi terbaik bagi warga terdampak, terutama penghuni rumah yang sebagian besar merupakan keluarga dan lansia.
"Prioritas saat ini adalah 30 rumah terdampak. Kami siapkan uang tunggu dan kompensasi yang sedang dalam proses, sedangkan 12 warung akan ditangani secara bertahap," ujar Herman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengajak masyarakat untuk mendukung proses pembangunan secara gotong royong demi kemajuan bersama.
"Sarendeuk saigel, sabobot sapihanean. Kita bangun bersama dengan semangat kebersamaan," ucapnya.
Ia juga menyampaikan permintaan maaf atas segala kekurangan dalam pelaksanaan proyek, sembari memastikan bahwa hak dan kesejahteraan warga akan terus diperhatikan.
"Kami pastikan masyarakat tetap menjadi prioritas. Mohon maaf jika ada hal-hal yang belum sempurna. Yang penting, tidak ada yang ditinggalkan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!