Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Kalsel rehabilitasi mangrove di pesisir Tanah Laut

📅 Kamis, 23 Mei 2024, 23:56 WIB | Oleh:
Pemprov Kalsel rehabilitasi mangrove di pesisir Tanah Laut Doc: ANTARA/HO-MC Kalsel
Ket. Jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel bersama masyarakat saat melaksanakan program rehabilitasi penanaman mangrove di Desa Bawah Layung Kabupaten Tanah Laut pada 22 Mei 2024.

Banjarmasin - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan rehabilitasi terhadap tanamanmangrove di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, salah satunya di Kabupaten Tanah Laut.Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel Rusdi Hartono di Banjarbaru, Kamis, program ini dilaksanakan di Desa Bawah Layung Kabupaten Tanah Laut."Luas lahan yang direhabilitasidi desa ini mencapai 6,5 hektare," ujarnya.Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kembali ekosistem mangrove yang rusak akibat perubahan iklim serta aktivitas manusia.Dikatakan Rusdi, rehabilitasi dilakukan dengan menanam dua jenis mangrove, yaitu Avicennia dan Rhizophora Mucronata (bakau)."Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sekitar untuk menjaga kelestarian sumber daya yang ada di sekitarnya," katanya.Rusdi mengatakan, manfaat dari konservasi mangrove sangatlah besar. Selain sebagai pelindung pantai dari naiknya permukaan air laut, angin kencang dan ombak besar akibat perubahan iklim, mangrove juga menjadi tempat berkembang biak ikan, kepiting, udang, burung dan sumber makanan bagi spesies di darat.Saat ini, ungkap dia, Provinsi Kalimantan Selatan memiliki 67 persen ekosistem pesisir dari luas total wilayahnya.Dijelaskan dia, ekosistem pesisir memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, karena mangrove sendiri memiliki kemampuan menyimpan karbon hingga sepuluh kali lipat lebih banyak daripada kemampuan hutan hujan.Melalui program rehabilitasimangrove ini, selain pelestarian lingkungan yang terjaga, diharapkan dapat memberikan stimulus perekonomian bagi masyarakat sekitar."Kegiatan ini bisa menjadi contoh nyata bagi masyarakat sekitar untuk menjaga lingkungan dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan pelestarian alam. Dengan melakukan kegiatan kolaborasi seperti ini, kita bisa bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan sehingga dapat memberikan banyak manfaat bagi kita semua," demikian ujar Rusdi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

31 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.