Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Ingatkan Calon Haji Jaga Kesehatan sebelum Keberangkatan

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 13:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov DKI Ingatkan Calon Haji Jaga Kesehatan sebelum Keberangkatan Doc: ANTARA 
Ket. Ilustrasi - Jamaah calon haji melakukan tawaf atau memutari Ka'bah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi.

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengingatkan seluruh calon haji agar menjaga kesehatan sebelum keberangkatan, selama di perjalanan, selama di Tanah Suci, dan saat kembali ke Tanah Air.

"Mulai hari ini, lakukan aktivitas fisik, terutama jalan kaki, sesuai usia, terencana. Jangan lupa, obat yang harus diminum dipersiapkan, tahu kapan lelah dan beristirahat," ujar Kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Sri Puji Wahyuni, dalam siniar yang dipantau di Jakarta, Kamis.

Dia mengatakan ibadah haji membutuhkan fisik yang prima. Kondisi di Tanah Suci, dengan panas yang berbeda jauh dengan Jakarta, suhunya cukup tinggi, kepadatan jemaah serta aktivitas ibadah yang padat sehingga memungkinkan jemaah mengalami gangguan kesehatan.

"Oleh karena itu, perlu kesiapan yang matang sebelum berangkat agar menjadi lancar dan khusuk di Tanah Suci serta kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat," kata Puji.

Berdasarkan data Sistem Informasi Kesehatan Jemaah Haji Indonesia (Siskohatkes) per 6 April 2026, tercatat sebanyak 13.837 nomor porsi calon haji untuk wilayah DKI Jakarta. 

Dari total tersebut, sebanyak 7.970 orang di antaranya merupakan calon haji reguler, 5.645 orang calon haji khusus, 135 orang petugas, dan 87 orang kemungkinan calon haji tahun mendatang. 

Dari segi usia, calon haji didominasi usia 51–60 tahun, yakni sebanyak 33 persen. Kemudian, calon haji di atas 71 tahun sebanyak 5 persen. Sementara berdasarkan jenis kelamin, jumlah calon haji perempuan mendominasi, yaitu sebanyak 7.615 (56 persen), sedangkan laki-laki 6.000 orang (44 persen).

Hasil pemeriksaan kesehatan menunjukkan penyakit terbanyak yang diderita calon haji, antara lain gangguan metabolik lipid (8.680 orang), obesitas (5.762 orang), hipertensi (4.474 orang), dan diabetes (2.391 orang).

"Kondisi ini menjadi faktor risiko terhadap gangguan kesehatan di Tanah Suci," ungkap Puji.

Dia pun menegaskan Dinas Kesehatan DKI Jakarta berkomitmen mendukung penyelenggaraan kesehatan haji melalui berbagai upaya, mulai dari pemeriksaan hingga edukasi kepada seluruh calon haji.

Upaya-upaya tersebut dilakukan mengingat terdapat lima kebijakan kesehatan haji, yakni mencapai kondisi istiha'ah (kesanggupan) kesehatan jemaah haji, mengendalikan faktor risiko kesehatan haji, serta menjaga agar jemaah haji dalam kondisi sehat selama di Indonesia, di perjalanan, dan di Tanah Suci.

Kemudian, mencegah terjadinya transmisi penyakit menular yang mungkin terbawa keluar dan atau masuk Indonesia oleh jemaah haji serta memaksimalkan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan kesehatan haji. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

50 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.