Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Akhir Januari Rekayasa Lalin Kota Tua

📅 Senin, 19 Jan 2026, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Akhir Januari Rekayasa Lalin Kota Tua Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. \Pengunjung berswafoto dengan sepeda sewaan di kawasan Kota Tua, Jakarta.

JAKARTA – Mulai akhir Januari, arus lalu lintas sekitar Kota Tua akan direkayasa oleh Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat. Mereka akan mengerahkan sebanyak 110 personel untuk melakukan rekayasa lalu lintas (Lalin) di kawasan Kota Tua, Kecamatan Tamansari. Rekayasa akan dilakukan hingga pertengahan Februari 2026.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Susilo Dewanto, mengatakan, rekayasa Lalin diberlakukan untuk pelaksanaan sejumlah kegiatan dalam rangka mendukung Jakarta Kota Sinema sekaligus menyambut Imlek di kawasan Kota Tua. “Rekayasa Lalin ini akan diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan kawasan Kota Tua,” ujarnya.

Susilo menjelaskan, personel Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat akan bertugas di tiga titik ruas jalan. Selain itu, petugas juga ditempatkan di dua venue kegiatan: Gedung Jasindo dan Gedung Cipta Niaga. “Kami kerahkan 110 petugas yang terbagi dalam tiga sif. Kami juga menempatkan petugas di Gedung Jasindo dan Gedung Cipta Niaga,” terangnya.

Menurutnya, rekayasa Lalin akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan, meliputi Jalan Teh, Jalan Cengkeh, dan Jalan Kunir II Dalam. Penutupan Jalan Teh akan dilakukan 30-31 Januari. Selanjutnya, penutupan Jalan Cengkeh diberlakukan 3-7 Februari. Sedangkan Jalan Kunir II Dalam akan ditutup 26 Februari.

“Untuk Jalan Cengkeh, termasuk penutupan lokasi sementara pedagang pada tanggal 31 Januari hingga 1 Februari,” tutur Susilo. Lebih jauh Susilo mengimbau kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut agar mengikuti arahan petugas di lapangan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.

“Imbauan ini kami sampaikan sejak jauh-jauh hari agar para pengendara mengetahui titik-titik yang diberlakukan rekayasa Lalin. Dengan begitu, mereka dapat menghindari lokasi ini dan mencari jalur alternatif,” tandasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.