Pemprov DKI Gandeng Hotel Lestarikan Budaya Betawi
📅 Rabu, 28 Mei 2025, 17:15 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Reza Pratama Putra
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk melestarikan dan menjadikan budaya Betawi sebagai identitas utama Jakarta sebagai kota global.
Hal ini disampaikannya dalam acara seremonial Penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama tentang Pelestarian Kebudayaan Betawi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (28/5).
"Saya menyambut baik kegiatan penguatan kemitraan kebudayaan bertajuk Bina Kolaborasi Interaksi Ruang Seni Budaya yang disebut dengan Balairung Sedaya dengan Pemerintah Jakarta dan juga kerjasama dengan hotel-hotel berbintang lima,” ujar dia.
Gubernur Pramono mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan berbagai pihak dalam upaya pelestarian seni dan budaya di Jakarta, khususnya budaya Betawi. Sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, Jakarta akan menjadi kota global serta akan memajukan kebudayaan Betawi sebagai kebudayaan utamanya.
"Maka waktu itu budaya Betawi harus betul-betul kita persiapkan, kita operasi dengan baik, dan betul-betul akan menjadi wajah utama Jakarta di internasional," ujar Gubernur DKI Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga mengungkapkan bahwa budaya Betawi menempati posisi tinggi dalam survei yang dilakukan oleh Kearney, perusahaan konsultan global. Hal ini, kata dia, karena budaya Betawi dianggap multi-etnik dan multi-kultur, serta memadukan berbagai unsur seperti Melayu, Cina, Portugis, Belanda, dan Inggris.
Namun Gubernur Pramono menekankan pentingnya kurasi dan penataan dalam seni pertunjukan Betawi, khususnya dalam acara dengan agenda yang padat.
Gubernur Pramono juga menyambut baik kerja sama yang terjalin dengan hotel-hotel berbintang lima, termasuk Hotel Borobudur, yang akan menyajikan masakan Betawi sebagai hidangan utama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia meyakini kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus perkembangan budaya Betawi. Salah satunya yakni membuka ruang yang lebih luas bagi pelaku seni dan budaya Jakarta untuk terus berkarya, tampil, dan berinovasi.
"Saya berpesan kepada Kepala Dinas Kebudayaan supaya kegiatan seperti ini diperluas, termasuk kalau dilihat sekarang ini kalau di Balai Kota urusan ke-Betawiannya sudah sangat menonjol," pungkas dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!