Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Madiun Sediakan Cabai Rawit di Warung Tekan Inflasi

📅 Jumat, 10 Jan 2025, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Madiun Sediakan Cabai Rawit di Warung Tekan Inflasi Doc: ANTARA
Ket. Kegiatan operasi pasar cabai rawit di warung tekan inflasi (wartek) yang digelar Dinas Perdagangan Kota Madiun di Pasar Besar Madiun dan Sleko.

MADIUN – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun, Jawa Timur, menyediakan cabai rawit untuk dijual di Warung Tekan Inflasi atau disebut "Wartek" di wilayah setempat dengan harga terjangkau seiring tingginya harga komoditas tersebut di pasaran.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun, Anshar Rasidi, di Madiun, Jumat (10/1), mengatakan operasi pasar di Wartek merupakan upaya Pemkot Madiun dalam menurunkan harga kebutuhan pokok, termasuk cabai yang sedang naik signifikan.

"Karena saat ini yang cukup mahal itu cabai rawit, maka kami sediakan di operasi pasar Wartek yang juga menyediakan komoditas lain, seperti beras, gula, dan minyak goreng," katanya.

Operasi pasar di Wartek tersebut, menurut Anshar, dilakukan bekerja sama dengan PT PPI sebagai penyedia. Setiap hari, pihaknya menyediakan 5–10 kilogram cabai rawit di Wartek Pasar Besar Madiun (PBM) dan Pasar Sleko.

"Harapannya bisa membantu masyarakat dalam mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Tujuannya agar di pasaran segera turun," kata dia.

Selain cabai rawit, komoditas hortikultura lainnya yang tersedia di Wartek, antara lain bawang merah dan bawang putih. Masing-masing dijual 14.500 rupiah untuk bawang merah dan 16.500 rupiah untuk bawang putih dengan kemasan per setengah kilogram.

Sementara itu, penyediaan cabai rawit di operasi pasar Wartek mendapat tanggapan positif masyarakat. Sebab, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih murah. Untuk cabai rawit tersebut dijual dengan harga 16 ribu rupiah setiap kemasan 200 gram.

Salah satu pembeli yang antre, Jayanti, mengaku sangat terbantu dengan adanya program Wartek. Semua komoditas yang disediakan di Wartek dijual dengan harga lebih murah dari pasaran.

Seperti diketahui, komoditas cabai rawit sedang mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. Saat ini harga cabai rawit sudah mencapai 100 ribuan rupiah per kilogram dari harga normal di kisaran 30 ribuan rupiah hingga 40 ribuan rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

27 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.