Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Serang Kejar Kekurangan Tanam 2.000 Hektare

📅 Senin, 29 Sep 2025, 16:29 WIB | Oleh:
Pemkab Serang Kejar Kekurangan Tanam 2.000 Hektare Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyampaikan sambutan saat mengikuti gerakan tanam padi di Gapoktan Tunas Harapan, Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Senin (29/9).

Serang -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Provinsi Banten, mendorong penggunaan mekanisasi pertanian untuk mengejar kekurangan target tanam padi seluas 2.000 hektare (ha) demi menjaga program ketahanan pangan daerah.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan hal tersebut saat mengikuti gerakan tanam padi di Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tunas Harapan, Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Serang, Senin.

"Pekerjaan rumah kita masih besar. Target tanam padi kita di bulan September adalah 6.647 hektare, namun realisasinya baru mencapai 4.647 hektare atau 69,91 persen. Masih ada kekurangan seluas 2.000 hektare yang perlu kita kejar bersama-sama," katanya.

Menurut dia, gerakan tanam dengan mekanisasi adalah jawaban untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan agar target produksi dapat tercapai. Dirinya menyebut ada tiga pilar utama untuk mendongkrak produksi, yaitu irigasi, bibit padi unggul, dan mekanisasi pertanian.

"Penggunaan alat mesin pertanian seperti traktor dan rice transplanter mampu mempercepat pengolahan lahan dan penanaman, menekan biaya tenaga kerja, serta memungkinkan tiga kali tanam dalam setahun," katanya.

Meski menghadapi tantangan, ia memaparkan bahwa luas tanam padi di Kabupaten Serang menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 17,32 persen, dari 90.748 hektare pada musim tanam 2023 dan 2024 menjadi 109.764 hektare pada 2024 dan 2025.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajukan permohonan kepada Kementerian Pertanian dan Pemprov Banten untuk bantuan sarana pendukung Alsintan yang lebih beragam, seperti traktor roda empat, combine harvester, dan alat pengering (dryer) untuk menekan kerugian pascapanen.

"Kami juga berharap ada bantuan bibit padi unggul yang mencukupi untuk kebutuhan tanam Oktober-November ini, yang diperkirakan seluas 23.500 hektar," tambahnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Dr Yudi Sastro, Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Kepala Dinas Pertanian Banten Agus M. Tauchid, dan Komandan Kodim 0602/Serang Letkol Arm Oke Kistiyanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

52 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.