Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Bekasi Kembangkan Tenaga Listrik dari Sampah

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 03:07 WIB | Oleh:
Pemkab Bekasi Kembangkan Tenaga Listrik dari Sampah Doc: Pemkab Bekasi
Ket. Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng di Kabupaten Bekasi.

BEKASI – Masyarakat tak perlu senantiasa tergantung pada PLN untuk menghadirkan listrik. Dengan berbagai upaya bisa listrik bisa dibuat sendiri. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, misalnya, kini bersiap menuju transisi sistem olah sampah konvensional dengan mengubah skema open dumping menjadi energi listrik.

Langkah ini sebagai upaya mengatasi persoalan tumpukan sampah di TPA Burangkeng, Kecamatan Setu.

Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menjelaskan peluang mengatasi permasalahan sampah sekaligus memberikan manfaat berupa energi ramah lingkungan itu terbuka lebar.

Hal ini terustama setelah Kabupaten Bekasi terpilih menjadi salah satu daerah calon penerima manfaat program nasional Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

“Kabupaten Bekasi awalnya tidak masuk dalam program PSEL. Tapi kemarin saya dipanggil ke Kemendagri untuk ikut serta karena syarat program ini ditujukan bagi daerah penghasil sampah minimal 1.000 ton per hari. Sampah Bekasi mencapai 2.400 ton sehari,” jelas Ade Kuswara di Bekasi, Kamis. Dia menyatakan, persoalan sampah sudah meresahkan. Maka, program PSEL dinilai menjadi pintu masuk, sekaligus solusi menuntaskan sampah secara berkelanjutan.

“Kalau kita tidak ikut program PSEL rugi karena didanai pusat,” tandas Ade. Artinya, sampah Kabupaten Bekasi nantinya lewat PSEL, 80 persen bakal diubah menjadi energi listrik.

Kini, Ade terus mengawal agar seluruh persyaratan program dapat segera terpenuhi. Ini baik dari sisi administrasi maupun persiapan teknis, termasuk penyediaan lahan seluas lima hektare.

“Persyaratan itu sedang kita penuhi. Memang tanah untuk membuat teknologi PSEL ini masih kurang lima hektare. Saya takut salah, karena ini penganggaran dari pusat, jadi harus benar-benar sesuai aturan,” katanya.

Pemkab Bekasi juga tengah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung terkait kemungkinan pemanfaatan lahan sitaan yang sesuai ketentuan. Hal ini dilakukan agar proses pembangunan tidak terkendala serta tetap memperhatikan zonasi dan kepentingan masyarakat sekitar.

Dia juga akan koordinasi kepada Kejagung seabgai pemilik lahan, hasil sitaan. Tapi secara prosedur Ade harus audiensi dulu agar tidak salah. Zonasinya juga harus jelas, apakah boleh dimanfaatkan, jangan sampai masyarakat dirugikan. Dia juga menyiapkan lahan alternatif di Cikarang Selatan.

Bupati juga mengungkapkan dari sisi target waktu, realisasi pembangunan PSEL di Kabupaten Bekasi diproyeksikan dapat berjalan pada akhir tahun 2026. Kerja sama lintas kementerian dan lembaga dapat mempercepat proses tersebut.

“Jadi kita harus segera melengkapi persyaratan kekurangan lahan ini. Saya sudah koordinasi dengan Kemendagri, lahan bisa dialokasikan di titik lain, tidak harus menyatu dengan TPA Burangkeng. Kita liat perkembangan nanti,” jelasnya.

BUMDes

Di sisi lain, Bupati Bekasi Ade juga berkomitmen terus mengembangkan potensi desa melalui optimalisasi pengelolaan lini bisnis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar semakin dikenal luas serta memiliki daya saing tinggi. Salah satu upaya pengembangan potensi desa dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melalui kegiatan monitoring, evaluasi, serta pelaporan BUMDes yang kali ini menyasar wilayah Kecamatan Babelan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

43 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.