Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Banyuwangi Lestarikan Seni Budaya Lewat Festival Padhang Ulanan

📅 Minggu, 18 Mei 2025, 23:58 WIB | Oleh:
Pemkab Banyuwangi Lestarikan Seni Budaya Lewat Festival Padhang Ulanan Doc: ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi
Ket. Festival Padhang Ulanan di Banyuwangi, Jawa Timur.

BANYUWANGI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur, memperkuat dan menjaga kelestarian seni budaya, salah satunya melalui agenda Festival Padhang Ulanan yang melibatkan pelajar.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan seni budaya lokal tidak hanya berperan dalam membentuk identitas dan keunikan daerah, namun juga memperkuat ikatan sosial masyarakat.

"Festival ini kami gelar sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan kesenian dan budaya daerah, anak-anak muda kami libatkan, agar mereka mempelajari dan mencintai seni budaya daerah," kata Bupati Ipuk di Banyuwangi, Minggu (18/5).

Ia menjelaskan Festival Padhang Ulanan rutin digelar setiap bulan secara bergiliran di seluruh kecamatan dan menjadi panggung utama bagi ribuan pelajar, mulai TK hingga SMA, menampilkan berbagai kesenian khas Banyuwangi, seperti tari tradisional Gandrung Marsan dan Niskala Seblang, pertunjukan wayang kulit, sandiwara rakyat, dan syair tradisional Osing.

Selain itu ada pembacaan naskah kuno Mocoan Pacul Goang yakni Lontar Yusuf (naskah kuno) diselingi dengan sandiwara bernuansa komedi yang mengangkat nilai-nilai positif dari isi lontar.

"Festival ini akan terus digelar setiap bulan sampai akhir tahun bergilir di seluruh kecamatan dengan tema yang berbeda-beda, mengacu pada akar dari seni dan budaya setempat," ujar Bupati Ipuk.

Dengan rutin digelar atraksi seni budaya dan melibatkan ribuan siswa, kata dia, diharapkan akan muncul talenta-talenta baru yang bakal menjadi pelaku seni kelak untuk meneruskan dan mengembangkan kesenian kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.


Para pelajar tampak semangat dan senang bisa tampil di panggung utama Festival Padhang Ulanan dan disaksikan ribuan penonton.

"Senang sekali diberi panggung bagus untuk bisa tampil di hadapan orang-orang. Hobi saya memang menari, semoga kelak besar tetap bisa menekuni seni tari," ujar salah seorang peserta, Siva Nadia Putri.

Selama ini Banyuwangi konsisten menggelar banyak atraksi seni budaya sebagai upaya untuk melestarikan kesenian daerah, sekaligus mewadahi minat dan bakat generasi muda berkesenian, seperti Banyuwangi Ethno Carnival ( BEC), Gandrung Sewu, Festival Band Pelajar, dan lainnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.