Pemkab Bantul Meminta Masyarakat Tidak Menyalakan Petasan Selama Ramadan
📅 Selasa, 17 Feb 2026, 22:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Bantul - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), meminta masyarakat di daerah itu tidak menyalakan mercon atau petasan pada bulan Ramadan 1447 Hijriah/2026 agar tidak mengganggu ketenangan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Selasa, mengatakan Ramadan merupakan bulan ibadah dan bukan bulan untuk melakukan kesenangan-kesenangan yang melampaui batas batas kewajaran oleh masyarakat.
"Tentunya sebagai bulan ibadah, maka sangat tidak patut kita seenaknya menyulut mercon, kembang api, yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain," katanya.
Oleh karena itu Bupati Halim mengingatkan dan mengimbau masyarakat agar mengisi bulan Ramadan dengan kegiatan positif baik yang bermanfaat bagi dirinya sendiri, agama, sosial, maupun sesama.
Selain mercon dan petasan, kata dia, masyarakat agar tidak berada di jalanan maupun berkumpul yang justru bisa memicu pertikaian antar kelompok.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Apalagi tawuran atau perang sarung, Ramadan ini ibadah, bukan bulan untuk adu ketangkasan, atau bulan untuk berhura-hura," kata Bupati Abdul Halim Muslih.
Pemkab Bantu, lanjut dia, berharap bulan suci Ramadan bisa menjadi momentum memperkuat keimanan, kepedulian, dan kebersamaan dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat.
"Maka jangan nodai bulan suci Ramadan ini dengan perilaku kita sendiri yang bisa membahayakan diri kita baik di mata Tuhan maupun di mata umat manusia," ucap Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!