Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Trump Minta PM Jepang Tak Provokasi Tiongkok

📅 Jumat, 28 Nov 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Presiden Trump Minta PM Jepang Tak Provokasi Tiongkok Doc: istimewa
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump

TOKYO - Wall Street Journal (WSJ) pada Kamis (27/11) melaporkan bahwa Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menyarankan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, agar tidak memprovokasi Tiongkok mengenai kedaulatan Taiwan, setelah perselisihan diplomatik antara Tokyo dan Beijing kian memanas.

Perselisihan antara dua ekonomi terbesar Asia itu dimulai setelah PM Takaichi mengatakan bahwa Tokyo dapat melakukan intervensi militer dalam serangan apa pun terhadap pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu, yang diklaim Tiongkok sebagai bagian wilayahnya.

Menurut Kementerian Luar Negeri Tiongkok, dalam panggilan telepon dengan Trump pada Senin (24/11) lalu, pemimpin Tiongkok, Xi Jinping, menekankan masalah tersebut, dengan mengatakan bahwa pengembalian Taiwan merupakan bagian integral dari tatanan internasional pascaperang.

Tak lama kemudian, Trump menelepon Takaichi dan menyarankannya untuk tidak memprovokasi Beijing terkait masalah kedaulatan pulau itu, WSJ melaporkan, mengutip pejabat Jepang dan seorang warga AS yang diberi pengarahan tentang panggilan tersebut.

“Saran dari Trump sangat halus, dan dia tidak menekan Takaichi untuk menarik kembali komentarnya,” lapor WSJ.

Seorang juru bicara kantor Takaichi menolak berkomentar ketika dihubungi oleh AFP.

Beijing, yang mengancam akan menggunakan kekuatan untuk merebut Taiwan, menanggapi komentar PM Takaichi dengan marah, memanggil duta besar Tokyo dan menyarankan warga negara Tiongkok agar tidak bepergian ke Jepang.

Pada Rabu (26/11), Kedutaan Besar Tiongkok di Jepang kembali memperingatkan masyarakat agar berhati-hati, dengan mengatakan telah terjadi lonjakan kejahatan dan warga negara Tiongkok telah melaporkan dihina, dipukuli, dan dilukai tanpa alasan.

Kementerian Luar Negeri Jepang membantah adanya peningkatan kejahatan, mengutip angka-angka dari Badan Kepolisian Nasional yang menunjukkan bahwa dari Januari hingga Oktober tahun ini, jumlah pembunuhan telah berkurang setengahnya dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024.

Dalam laporannya tentang panggilan telepon dengan Trump, PM Takaichi mengatakan mereka membahas percakapan presiden AS dengan Xi, serta hubungan bilateral.

"Presiden Trump mengatakan kami adalah teman dekat, dan dia menawarkan bahwa saya bebas meneleponnya kapan saja," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.