Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Waspadai Kenaikan Batas Utang AS

📅 Kamis, 30 Sep 2021, 09:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Waspadai Kenaikan Batas Utang AS Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pemerintah Indonesia mulai mewaspadai keadaan fiskal Amerika Serikat (AS), termasuk mengenai debt ceiling atau batas utang pemerintah negara tersebut yang melonjak tinggi.

"Ini faktor yang harus terus di waspadai," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam CIMB Niaga Forum Indonesia Bangkit di Jakarta, Rabu (29/9).

Sri Mulyani juga mewaspadai potensi terjadinya pengetatan kebijakan moneter atau tapering off dari Federal Reserve (The Fed) serta krisis yang sedang dialami oleh raksasa properti di Tiongkok yaitu Evergrande.

Menurutnya, berbagai krisis tersebut akan memberikan dampak besar terhadap ekonomi global termasuk dalam upaya pemulihan dari dampak Covid-19. Dia menegaskan pemerintah akan terus menjaga pemulihan ekonomi domestik sekaligus melihat perkembangan krisis itu mengingat sifatnya yang sangat dinamis.

"Sambil melihat dan menjaga pemulihan ekonomi domestik kita, kita tidak lengah terhadap perubahan global yang sangat dinamis. Saat ini maupun 2022," tegasnya.

Dia menjelaskan fokus pemerintah melalui anggaran tahun depan adalah untuk sektor prioritas seperti sektor kesehatan, reformasi pendidikan, hingga jaminan sosial. "Kita akan lakukan belanja yang semakin efisien dan transfer ke daerah yang semakin berkualitas," ujarnya.

Pada kesempatan lain, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan pemerintah telah mengucurkan sebanyak 468,9 triliun rupiah dana desa sejak 2015-2022. Dia mengatakan, pada 2021, pemerintah meminta setidaknya 8 persen dari dana desa di setiap desa digunakan untuk menangani Covid-19. Pada 2021, pemerintah menganggarkan dana desa sebesar 72 triliun rupiah.

Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kementerian Keuangan Suminto mengatakan bahwa besaran dana desa terus meningkat setiap tahun. Pada 2015, pemerintah baru menyalurkan dana desa sebesar 20,7 triliun rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Olahraga
Balapan Moto2, Nasib Serupa...
Olahraga
Berat, Perjuangan Veda Ega,...
Daerah
Penguatan UMKM Dilaksanakan...

Doakan Atlet Sumaya, Hari Ini akan Berjuang di Final Teqball

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Doakan Atlet Sumaya, Hari I...
Megapolitan
Jakarta Minggu Pagi Bakal C...
Advertisement
Doakan Atlet Sumaya, Hari Ini akan Berjuang di Final Teqball

Doakan Atlet Sumaya, Hari Ini akan Berjuang di Final Teqball

20 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.