Pembangunan Jalur Pendakian ke Puncak Kerinci Diyakini Dongkrak Wisatawan. Kerja Keras TNI Takkan Sia-sia
📅 Jumat, 22 Agu 2025, 15:48 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
SOLOK SELATAN – Saat ini tengah dibangun jalur pendakian puncak gunung Kerinci. Langkah ini diyakini bakal mendongkrak kunjungan wisatawan, terutama para pendaki gunung. Sedangkan menurut Bupati Solok Selatan, Khairunas, berharap, pembangunan jalur pendakian Gunung Kerinci melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian daerah itu.
"Kami berharap jalur pendakian Gunung Kerinci difungsikan sebagaimana mestinya supaya memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di masa yang akan datang," katanya setelah Upacara Penutupan TMMD Ke-125 di Padang Aro, Ibu Kota Kabupaten Solok Selatan, Provinsi Sumatera Barat, Kamis.
Pelaksanaan TMMD Ke-125 Tahun 2025 Kabupaten Solok Selatan resmi ditutup, sedangkan target pembangunan dalam program itu yang ditetapkan telah rampung 100 persen, termasuk pembangunan jalur pendakian Gunung Kerinci melalui kabupaten itu.
Pekerjaan untuk peningkatan akses ke jalur pendakian Gunung Kerinci ini, yakni peningkatan jalan wisata dengan pengerasan pertama jalan sepanjang 2.328 meter dengan lebar tujuh meter yang dilanjutkan dengan pengerasan kedua sepanjang 435 meter selebar lima meter. Kerja keras TNI ini takkan sia-sia karena akan mendongkrak kunjungan wisatawan dan menaikkan ekonomi setempat.
Selain itu, pembukaan jalan wisata Gunung Kerinci sepanjang 1.525 meter dengan lebar 2,9 meter dan jalan tracking sepanjang sembilan kilometer. "Pecinta alam yang ingin mendaki Gunung Kerinci sudah bisa merasakan sensasi jalur baru via Solok Selatan yang dibangun oleh TNI bersama dengan pemerintah kabupaten dan masyarakat," ujarnya.
Kepala Staf Resor Militer 032/Wirabraja Kolonel Inf Dedi Iswanto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah kabupaten setempat kepada TNI untuk melaksanakan pembangunan di wilayah itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kepercayaan ini merupakan wujud nyata sinergi yang terjalin dalam mempercepat pembangunan dan mendukung tercapainya pembangunan nasional," katanya. Ia berharap, manfaat hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat setempat. Selain itu, katanya, sinergi masyarakat dan TNI semakin kuat sehingga bisa menjawab tantangan dan kesulitan pada masa yang akan datang.
Dandim 0309/Solok yang juga Ketua Satgas TMMD di Solok Selatan Letkol Kav Sapta Raharja mengatakan periode pra-TMMD pada 14 Juni-20 Juli 2025 dilaksanakan rehabilitasi tiga rumah tidak layak huni di Bangun Rejo, Nagari Lubuk Gadang Selatan. Rehabilitasi rumah ini dinyatakan telah rampung dan telah dilakukan serah terima bangunan kepada pemilik rumah setelah upacara ini.
Beberapa kegiatan lain yang merupakan program unggulan juga dinyatakan rampung, antara lain TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) lima titik, rehabilitasi MCK dan rumah ibadah, percepatan pengentasan stunting, penanaman pohon, penanaman jagung, dan pembersihan pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kegiatan non-fisik, seperti penyuluhan, sosialisasi, dan pendampingan bagi masyarakat yang mengedepankan bela negara, dan terkait dengan ekonomi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!