Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelajar Bogor Kembangkan Bisnis

📅 Senin, 12 Jun 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelajar Bogor Kembangkan Bisnis Doc: ANTARA/Linna Susanti
Ket. Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (ketiga dari menghadap ke monitor) saat mengunjungi gerai pameran siswa SMX School of Maker di kegiatan Bogor Makers Fair 2023 di BCC, Sabtu (10/6).

JAKARTA - Pelajar diberi peluang mengembangkan bisnis. Sementara itu, Pemkot Bogor menyediakan ekosistem usaha untuk memberi panggung presentasi inovasi dan riset ekonomi kreatif. "Iklim atau ekosistem inovasi akan mengembangkan kota," kata Wali Kota Bogor Bima Arya usai membuka Bogor Makers Fair 2023 di Bogor Creative Center (BCC), Sabtu.

Bima berpandangan kota akan digerakkan inovasi-inovasi warga. Dia mengapresiasi kegiatan yang bisa memberi peluang anak-anak muda menunjukkan minat dan bakatnya. "Apresiasi kepada SMX School of Maker, yang mencoba untuk talent coating," ujar Bima Arya.

Bima mengungkapkan pekerjaan pemerintah ke depan membangun ekosistem secara keseluruhan dari hasil inovasi-inovasi ini. Ada anak yang fokus ke dunia penerbangan, terampil membuat website, membuat sabun mandi dan membuat pewangi ruangan.

"Jadi buat dinas pendidikan, bukan hanya memberi panggung untuk pameran, tapi terpenting membukakan peluang selanjutnya baik untuk mengembangkan riset maupun produk," kata Bima.

Menurut Bima, Kota Bogor harus lebih banyak belajar dari kota-kota kreatif lain seperti Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. "Kita akan bergerak ke sana. Kita beruntung punya BCC yang sekarang jadi wadah kreativitas anak-anak muda," katanya.

Kepala Sekolah SMX School of Maker, Agus Gusnul Yakin, menyebutkan Bogor Makers Fair telah digelar dua kali. Mereka melibatkan peserta dari luar kota seperti Majalengka, Jakarta, Depok, dan Bekasi dengan 30 proyek yang dipamerkan.

"Bogor Makers, sebuah panggung yang memfasilitasi anak-anak muda menampilkan karya," katanya. Agus menerangkan penyelenggara kegiatan tersebut adalah SMX School of Maker, sebuah sekolah inkubator bisnis setingkat SMA.

Sekolah inkubator bisnis itu sudah meluluskan empat angkatan, di mana 40 persen alumninya melanjutkan proyeknya. Bahkan sudah ada yang jadi bisnis riil. Tapi ada juga yang lanjut kuliah dan 13 persen langsung berbisnis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.