Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pegunungan Arfak Menggandeng UNICEF dalam Meningkatkan Literasi dan Numerasi Dasar

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 16:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pegunungan Arfak Menggandeng UNICEF dalam Meningkatkan Literasi dan Numerasi Dasar Doc: ANTARA
Ket. Guru SD Negeri Tombrok Distrik Anggi Gida, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, mendampingi siswa yang sedang membaca.

MANOKWARI – Pemerintah Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, menggandeng UNICEF (Dana Anak-Anak PBB) untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar melalui perluasan program literasi dan numerasi.

Bupati Pegunungan Arfak Dominggus Saiba saat ditemui di Manokwari, Selasa(22/4), mengatakan pemerintah daerah telah bekerja sama dengan UNICEF terkait pelaksanaan replikasi program dimaksud.

Program tersebut menyasar anak usia dini dan siswa sekolah dasar kelas 1 hingga kelas 3, sehingga kemampuan membaca, menulis maupun berhitung mengalami peningkatan sesuai ekspektasi.

"Kami menggandeng UNICEF supaya anak-anak kami mendapat pendidikan dasar berkualitas, dan tidak tertinggal dengan daerah lain," kata Dominggus.

Menurut dia, program dimaksud sejalan dengan misi pembangunan Pegunungan Arfak, yaitu mewujudkan sumber daya manusia berkualitas melalui peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan.

Keterlibatan mitra strategis seperti UNICEF akan membantu pemerintah kabupaten memperbaiki Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih berada pada kategori rendah dengan skor 58,71.

"Kerja sama dengan UNICEF sangat bagus karena mendukung pemerintah daerah memperbaiki kualitas sektor pendidikan," ujarnya.

Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Tanah Papua Aminuddin Mohammad Ramdan menjelaskan program literasi dan numerasi sudah diterapkan di sejumlah wilayah Papua selama kurang lebih satu dekade.

Pegunungan Arfak menjadi salah satu kabupaten yang baru menerapkan program tersebut, dan dalam pelaksanaan UNICEF bekerja sama dengan Pusat Kajian Kepemudaan (PUSKAMUDA).

"Program ini berhasil meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi dasar siswa secara signifikan di beberapa daerah di Tanah Papua," kata Ramdan.

Berdasarkan data tahun 2024, kata dia, kurang lebih 40 persen siswa kelas 3 sekolah dasar di Kabupaten Pegunungan Arfak belum lancar membaca sehingga perlu dilakukan intervensi secara berkala.

Ada 20 SD dan 6 PAUD menjadi fokus pelaksanaan replikasi program yang diinisasi UNICEF, dan diharapkan pemerintah daerah setempat dapat mereplikasi ke semua sekolah di Pegunungan Arfak.

"Kami yakin program ini merupakan bagian dari upaya nyata mendukung pemenuhan hak setiap anak atas pendidikan yang berkualitas," ujarnya.

Secara nasional, kata dia, kurang lebih 47 persen siswa kelas 2 SD belum mampu membaca dengan lancar dan lebih dari 50 persen siswa kesulitan memahami konsep dasar matematika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.