Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kesehatan Warga, Bekasi Fokus Atasi TBC, Malaria, dan AIDS

📅 Jumat, 20 Jun 2025, 11:44 WIB | Oleh:
Kesehatan Warga, Bekasi Fokus Atasi TBC, Malaria, dan AIDS Doc: ist
Ket. tbc

BEKASI - Kemitraan lintas sektor diperkuat sebagai upaya mendukung langkah percepatan eliminasi penyakit AIDS, Tuberkolosis (TBC), serta Malaria di Bekasi. Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Bappeda, Kabupaten Bekasi, Fadly Marissato, mengatakan salah satu kolaborasi yang dilakukan melalui pertemuan bersama Asosiasi Dinas Kesehatan Jawa Barat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Grand Wisata, Tambun Selatan.

"Pertemuan ini bertujuan menyusun rencana tindak lanjut sebagai bentuk komitmen bersama menghadapi tantangan kesehatan masyarakat," katanya di lokasi, Kamis. Dia menuturkan, pertemuan yang melibatkan berbagai unsur seperti Dinas Kesehatan, instansi lintas sektor, perwakilan desa hingga swasta difokuskan untuk penguatan sinergi. Mereka juga menyusun strategi kolaboratif untuk eliminasi penyakit TBC, Malaria, dan AIDS.

"Sebagai sekretaris dalam struktur percepatan eliminasi TBC, Bappeda berperan penting mengoordinasikan lintas sektor karena upaya ini tidak bisa berjalan sendiri oleh satu instansi saja," katanya.

Dia melanjutkan dalam dokumen perencanaan jangka menengah lima tahunan, Pemkab Bekasi telah memasukkan program eliminasi penyakit ATM sebagai prioritas pembangunan daerah. Meski kasus malaria di Kabupaten Bekasi tergolong minim, fokus utama tetap pada penanganan TBC dan AIDS yang lebih berdampak terhadap masyarakat.

"Penanganan TBC dan HIV/AIDS sudah dilakukan selama bertahun-tahun oleh Dinas Kesehatan. Namun demikian, kami melihat perlu penguatan edukasi ke remaja dan masyarakat sebagai bagian dari pencegahan," ucapnya.

Pemerintah daerah juga menekankan penting peran dunia usaha dalam mendukung program kesehatan ini melalui program-program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan atau CSR. Selama ini, CSR lebih banyak menyasar isu stunting dan pendidikan.

Ke depan eliminasi malaria, TBC dan AIDS akan dimasukkan sebagai salah satu menu pilihan dalam katalog tanggung jawab sosial perusahaan. "Bappeda hanya memfasilitasi dan menyediakan menu. Realisasi diserahkan kepada perusahaan. Mereka bisa memilih, ingin mendukung dalam bentuk bantuan obat, fasilitas pelayanan, atau bentuk lain," jelasnya.

Koordinator Program RSSH malaria, TBC, dan AIDS Provinsi Jawa Barat dr Alma Lucyati menegaskan penting kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan program pencegahan dan penanggulangan AIDS, TBC dan Malaria. Langkah ini sebagai upaya memperkuat pencegahan dan pengendalian tiga penyakit menular tersebut.

"Program ini bertujuan memperkuat aspek-aspek utama sistem kesehatan seperti monitoring dan analisis kualitas belanja kesehatan. Kemudian, penguatan laboratorium kesehatan masyarakat, integrasi layanan primer serta penelitian operasional," tambah Alma.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Dinas ke Singapura dan Malaysia, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ditunggu KPK

Dinas ke Singapura dan Malaysia, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Ditunggu KPK

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.