Paus Mengatakan Perdamaian Ukraina Tak Dapat Ditunda
📅 Senin, 23 Feb 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Filippo MONTEFORTE
VATIKAN – Pemimpin Gereja Katolik Roma seluruh dunia, Paus Leo XIV, mengatakan bahwa perdamaian di Ukraina adalah kebutuhan mendesak. Hal itu diutarakan saat berbicara pada hari Minggu (22/2) menjelang peringatan keempat invasi Russia.
"Perdamaian tidak dapat ditunda. Ini adalah kebutuhan mendesak yang harus mendapat tempat di hati dan diterjemahkan ke dalam keputusan yang bertanggung jawab," kata Paus dalam pidato rutinnya pada Minggu kepada kerumunan di Lapangan Santo Petrus.
"Saya dengan tegas memperbarui seruan saya: semoga senjata-senjata itu berhenti berbunyi, semoga pemboman berhenti, semoga gencatan senjata tercapai tanpa penundaan, dan semoga dialog diperkuat untuk membuka jalan menuju perdamaian," kata Paus.
Ukraina akan memperingati empat tahun sejak serangan Russia pada 24 Februari 2022, sebuah perang yang telah menghancurkan kota-kota, menggusur jutaan orang, dan menewaskan banyak orang di kedua belah pihak.
Moskwa menduduki hampir seperlima wilayah Ukraina dan terus maju, terutama di wilayah Donbas timur, meskipun mengalami kerugian besar dan serangan berulang Ukraina terhadap logistik.
Sebaiknya Anda baca juga:
Amerika Serikat (AS) saat ini tengah mendorong kedua belah pihak untuk mengakhiri perang, dengan menengahi beberapa putaran pembicaraan dalam beberapa pekan terakhir.
Pernyataan Zelenskyy
Sementara itu Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, pada Sabtu (21/2) mengatakan negaranya akan melakukan segala hal yang diperlukan agar putaran perundingan berikutnya antara Ukraina, Amerika Serikat (AS), dan Russia dapat menghasilkan capaian bagi Ukraina dan perdamaian.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ukraina sama sekali tidak akan menghalangi perdamaian,” ujar Presiden Zelenskyy dalam pidato video. Zelenskyy mengumumkan pertemuannya dengan para mitra Eropa dijadwalkan berlangsung pekan depan.
"Kami akan melakukan koordinasi secara rinci agar Eropa terlibat dalam semua proses dan menjadi semakin kuat," kata Zelenskyy.
Delegasi dari Ukraina, AS, dan Russia menggelar putaran terbaru perundingan di Jenewa, Swiss, pada 17-18 Februari tanpa terobosan dalam isu-isu utama. AFP/Ant/Xinhua/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!